x

Rifky Raih Emas Pertama Indonesia di Asian Para Games 2026

Laporan: Afrizal Ilmi

3 minutes reading
Tuesday, 20 Oct 2026 09:00 30

TODAYNEWS.ID — Perenang Indonesia Maulana Rifky Yavianda mempersembahkan medali emas pertama bagi kontingen Merah Putih pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang, Senin (19/10/2026). Rifky menjadi yang tercepat pada nomor 100 meter gaya bebas putra klasifikasi S12 dengan catatan waktu 55,34 detik.

Rifky memastikan kemenangan setelah bersaing ketat dengan perenang Uzbekistan, Dmitry Khorlin, hingga menyentuh garis finis. Khorlin meraih medali perak dengan waktu 55,44 detik, sedangkan perenang tuan rumah Jepang, Genki Saito, membawa pulang perunggu setelah mencatatkan waktu 57,54 detik.

Selisih waktu yang tipis menunjukkan ketatnya persaingan di nomor tersebut. Rifky mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir lomba untuk mengantarkan Indonesia meraih emas pada hari pertama perebutan medali.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas keberhasilan Rifky. Ia menilai pencapaian tersebut menjadi awal yang baik bagi perjuangan kontingen Indonesia di Asian Para Games 2026.

“Alhamdulillah, emas pertama untuk Indonesia di Asian Para Games 2026! Selamat kepada Maulana Rifky Yavianda yang berhasil mempersembahkan medali emas dari cabang olahraga para renang nomor 100 meter gaya bebas S12. Ini menjadi awal yang sangat baik bagi perjuangan kontingen Merah Putih,” ujar Erick dikutip dari laman resmi Kemenpora, Selasa (20/10/2026).

Erick menegaskan, keberhasilan Rifky merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan latihan keras, kedisiplinan, dan komitmen untuk terus meningkatkan kemampuan. Menurutnya, prestasi di tingkat internasional tidak terlepas dari pengorbanan atlet serta dukungan tim yang mendampingi persiapan mereka.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Rifky, para pelatih, dan seluruh tim yang telah bekerja keras mempersiapkan diri. Di balik medali emas ini ada proses panjang, pengorbanan, disiplin, dan tekad yang tidak pernah padam untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia. Kerja keras tersebut hari ini terbayar dengan berkumandangnya Indonesia Raya,” kata Erick.

Hingga Senin malam, kontingen Indonesia telah mengumpulkan 10 medali pada hari pertama kompetisi. Raihan tersebut terdiri atas satu emas, satu perak, dan delapan perunggu dari sejumlah cabang olahraga.

Medali emas disumbangkan Rifky dari para renang, sedangkan medali perak diraih dari para judo. Adapun delapan medali perunggu berasal dari cabang para balap sepeda, para angkat berat, para tenis meja, para atletik, para judo, dan para renang.

Indonesia menargetkan tujuh medali emas, delapan perak, dan 17 perunggu pada Asian Para Games 2026. Hasil yang diraih pada hari pertama diharapkan menjadi modal awal bagi kontingen Merah Putih untuk mengejar target tersebut.

Erick berharap keberhasilan Rifky dapat meningkatkan motivasi atlet Indonesia yang masih akan bertanding di berbagai cabang olahraga. Ia meminta para atlet menjaga fokus, kepercayaan diri, dan semangat juang agar mampu memberikan hasil terbaik sepanjang kompetisi.

“Perjuangan kita baru dimulai. Saya berharap emas pertama ini menjadi pelecut semangat bagi seluruh atlet Indonesia yang saat ini sedang berjuang. Jadikan keberhasilan Rifky sebagai motivasi untuk tampil semakin percaya diri, menjaga fokus, dan memberikan kemampuan terbaik di setiap pertandingan. Kita masih memiliki banyak peluang untuk mendapatkan emas-emas berikutnya,” tegasnya.

Keberhasilan Rifky membuka perolehan emas Indonesia di Asian Para Games 2026 sekaligus menjadi dorongan bagi kontingen Merah Putih dalam menghadapi pertandingan berikutnya. Dengan target tujuh medali emas, perjuangan atlet Indonesia masih berlanjut untuk menambah koleksi medali hingga kompetisi berakhir.

 

Editor: Aziz Arriadh

LAINNYA