Laporan: Afrizal Ilmi
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong (kanan) saat konferensi pers menjelang laga Super League 2026/2027. (Dok. Persija) TODAYNEWS.ID — Persija Jakarta gagal mempertahankan tren positif setelah menelan kekalahan 2-3 dari Persita Tangerang pada pekan lanjutan Super League 2026-2027.
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, menilai timnya kurang mampu mengantisipasi serangan balik cepat yang menjadi salah satu kunci kemenangan tuan rumah.
Pertandingan Persita vs Persija berlangsung di Banten International Stadium (BIS), Serang, Sabtu (17/10/2026). Kekalahan ini sekaligus mengakhiri catatan Macan Kemayoran tanpa kekalahan dalam lima pekan terakhir.
Persija sebenarnya mampu mencetak dua gol melalui Fabio Calonego dan Alexander Jeremejeff. Namun, Persita membalas lewat gol Claudio Dos Santos, Rayco Rodriguez, dan Aleksa Andrejic untuk mengamankan kemenangan 3-2.
Shin Tae-yong mengakui timnya melakukan kesalahan dalam mengantisipasi pergerakan pemain Persita ketika melancarkan serangan balik. Menurut dia, kelengahan tersebut membuat Persija harus membayar mahal dalam pertandingan yang berlangsung ketat.
“Kami kebobolan melalui serangan balik. Menurut saya, kesalahan besar terjadi karena kami gagal mengantisipasinya dengan baik,” ujar Shin Tae-yong dalam keterangan resminya.
Selain persoalan pertahanan, Shin juga menyoroti kesulitan anak asuhnya menembus barisan belakang Persita. Sejumlah peluang yang berhasil diciptakan Persija tidak mampu dikonversi menjadi gol tambahan.
Pelatih asal Korea Selatan itu juga menyinggung sejumlah situasi yang memengaruhi jalannya pertandingan. Ia menilai kondisi tersebut menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh timnya.
“Ada beberapa situasi yang mengganggu jalannya pertandingan. Menurut saya, hal tersebut tentu bukan sesuatu yang baik,” katanya.
Pemain Persija, Rayhan Hannan, turut mengakui timnya belum maksimal dalam memanfaatkan peluang. Ia menilai Persija sebenarnya mampu menunjukkan permainan yang baik pada babak pertama maupun babak kedua.
“Saya rasa tim kami bermain baik hari ini babak pertama, babak kedua, tapi seperti yang Coach Shin bilang, kami kurang memaksimalkan peluang,” kata Hannan.
Hannan menyebut kekalahan perdana setelah pekan kelima menjadi pelajaran penting bagi Persija untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Ia berharap hasil tersebut dapat menjadi bahan evaluasi agar tim tampil lebih baik.
“Pada malam ini saya rasa pelajaran yang cukup baik buat Persija karena setelah pekan kelima, akhirnya kami mendapatkan kekalahan perdana kami, dan ini akan menjadi bahan evaluasi tim kami ke depan untuk pertandingan selanjutnya,” ucap dia.
Di tengah hasil mengecewakan tersebut, Hannan juga menyampaikan apresiasi kepada para pendukung Persija yang hadir langsung di stadion. Dukungan Jakmania, menurut dia, tetap menjadi bagian penting bagi tim.
“Dan saya ingin mengucapkan terima kasih juga kepada Jakmania yang sudah hadir hari ini.”
Persija kini harus segera melakukan evaluasi karena jadwal pertandingan berikutnya sudah menanti. Macan Kemayoran dijadwalkan menjamu Arema FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10/2026).
Editor: Aziz Arriadh