x

Perkuat Agenda Kabinet Merah Putih, Wamenhan dan Wamentan Bakal Gerak Cepat

Laporan: Akbar Budi Prasetia

waktu baca 3 menit
Jumat, 16 Okt 2026 11:31 43

TODAYNEWS.ID – Sejumlah wakil menteri Kabinet Merah Putih yang baru dilantik Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapan untuk memperkuat pelaksanaan program strategis pemerintah sesuai bidang masing-masing.

Komitmen tersebut disampaikan dalam keterangan pers seusai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Sejumlah agenda yang menjadi perhatian antara lain penguatan industri pertahanan dalam negeri, kemandirian logistik militer, serta pemanfaatan riset dan inovasi untuk mendukung swasembada dan hilirisasi pertanian.

Di sektor pertahanan, Wakil Menteri Pertahanan Richard Taruli Horja Tampubolon menjelaskan pembagian tugas dengan Wakil Menteri Pertahanan Yusuf Jauhari. Meski memiliki fokus berbeda, keduanya akan bekerja sama untuk mendukung tugas Menteri Pertahanan.

Richard mengatakan, tugas Wamenhan I berfokus pada strategi, doktrin, dan pengembangan kekuatan pertahanan. Sementara itu, Wamenhan II menangani industri dan logistik pertahanan.

“Intinya kalau di Wamenhan I itu bagaimana strategi, doktrin, dan pengembangan kekuatan pertahanan. Beliau (Yusuf) industri dan logistik pertahanan, tapi ini tetap berkolaborasi. Kita bekerja sama membantu semua tugas-tugas Bapak Menteri Pertahanan,” ujar Richard.

Industri pertahanan didorong perkuat ekonomi

Sementara itu, Yusuf Jauhari menekankan pentingnya peran industri pertahanan nasional dalam memperkuat kemampuan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Menurut dia, pengembangan industri pertahanan tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan militer, tetapi juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional.

“Kita mendorong seluruh industri pertahanan untuk berkontribusi dalam memperkuat TNI kita. Dan itu harapannya tidak hanya kekuatan TNI, tapi bagaimana juga ekonomi bergerak,” kata Yusuf.

Ia juga mendorong transfer dan pemanfaatan teknologi pertahanan yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi dengan sektor lain. Upaya tersebut dinilai penting untuk memperluas manfaat teknologi sekaligus meningkatkan kapasitas industri dalam negeri.

Selain itu, Yusuf menyoroti perlunya diversifikasi kerja sama pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Langkah ini diharapkan dapat mendukung kemandirian logistik pertahanan nasional.

Menurut Yusuf, kompleksitas pengelolaan logistik pertahanan perlu diimbangi dengan keterlibatan industri dalam negeri agar keberlangsungan kebutuhan militer dapat terjaga.

“Memang kompleksitas manajemen logistik menjadi ada. Tetapi kita mendorong juga industri pertahanan kita untuk berpartisipasi, menopang supaya kekuatan ini terus terwujud sehingga tidak hanya sebagai kekuatan militer saja, tetapi juga kekuatan yang menopang seluruh kelangsungan bangsa ini,” tuturnya.

Wamentan dorong penerapan hasil riset

Di sektor pertanian, Wakil Menteri Pertanian Alim Setiawan Slamet menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk membantu menjalankan program strategis nasional.

Alim berharap latar belakangnya sebagai akademisi dapat menjadi modal untuk mendorong penerapan hasil riset dan inovasi perguruan tinggi dalam pembangunan pertanian.

Menurut dia, pemanfaatan hasil penelitian diperlukan untuk mendukung peningkatan produktivitas sekaligus memperbesar nilai tambah produk pertanian nasional.

Ia berharap inovasi yang dihasilkan perguruan tinggi tidak berhenti pada tahap penelitian, tetapi dapat diterapkan untuk mendukung program swasembada pangan dan hilirisasi pertanian.

“Karena saya berasal dari kalangan perguruan tinggi tentu saya juga punya harapan agar hasil-hasil riset, inovasi dari perguruan tinggi ini bisa diterapkan, bisa membantu tadi untuk menyukseskan program swasembada dan juga hilirisasi terutama untuk meningkatkan nilai tambah,” ujar Alim.

Komitmen para wakil menteri tersebut mencerminkan upaya memperkuat koordinasi lintas bidang dalam pelaksanaan agenda pemerintah, mulai dari pengembangan kapasitas pertahanan hingga peningkatan daya saing sektor pertanian melalui riset dan inovasi.

Editor: Azis Arriadh

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor