Laporan: Azis Arriadh
Tokoh senior Partai Golkar Azis Samual. Foto: Dok Pribadi TODAYNEWS.ID – Azis Samual tokoh senior Partai Golkar menyampaikan pernyataan sikap politik terkait situasi politik nasional dan tata kelola internal Partai Golkar. Ditegaskan bahwa stabilitas politik nasional serta penegakan disiplin partai merupakan fondasi utama dalam mengawal perjalanan bangsa ke depan.
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan geopolitik, ekonomi, dan dinamika politik dalam negeri yang kompleks. Dalam situasi ini, stabilitas politik nasional adalah kunci utama.
“Partai Golkar berdiri tegak di barisan terdepan untuk mendukung penuh kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Kami siap menepis dan menindak tegas setiap gerakan kelompok-kelompok tertentu yang berupaya merintangi, mengganggu, atau meragukan legitimasi efektivitas jalannya roda pemerintahan,” tegas Azis saat dihubungi melalui telepon selulernya pada hari Senin, 12 Oktober 2026.
Keberhasilan program-program strategis pemerintah membutuhkan jajaran kabinet dan pejabat publik yang fokus serta memiliki loyalitas tunggal kepada Presiden.
“Kami mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil tindakan tegas dan tanpa kompromi dalam membersihkan kabinet serta aparatur pemerintah dari orang-orang yang tidak tegak lurus. Jangan ada tempat bagi para pemain ‘dua kaki’ atau oknum yang memanfaatkan jabatan demi agenda politik personal maupun kelompoknya di luar garis kebijakan Presiden,” kata Azis.
Selain itu, Azis juga mendorong Fraksi Partai Golkar di DPR RI untuk memegang peran sentral sebagai mesin penggerak legislasi, pengawasan, dan penganggaran (budgeting) yang berorientasi langsung pada program-program pro-rakyat.
“Saya mendorong Fraksi Partai Golkar di DPR RI untuk mengambil inisiatif terdepan dalam mengawal, mengamankan, dan mempercepat eksekusi kebijakan pemerintahan yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. Mulai dari penguatan ketahanan pangan, mewujudkan swasembada pangan, penciptaan lapangan kerja, peningkatan mutu pendidikan dan layanan kesehatan, hingga daya beli masyarakat. DPR RI melalui Fraksi Partai Golkar harus memastikan anggaran negara benar-benar dirasakan manfaatnya secara nyata oleh rakyat di seluruh pelosok tanah air,” tambah Azis.
Pembangunan nasional membutuhkan keberlanjutan otoritas kepemimpinan (sustainable authority) agar program-program strategis tidak terhenti di tengah jalan akibat fragmentasi politik berkepanjangan.
“Atas dasar pertimbangan keberlanjutan kepemimpinan nasional dan stabilitas politik jangka panjang, saya mendesak Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar untuk secara resmi mengusung kembali Presiden Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden pada Pilpres 2029 mendatang. Langkah ini penting sebagai landasan kepastian arah pembangunan bangsa,” tegas Azis.
Terkait internal Partai Golkar, Azis mengatakan harus kembali ke Marwah organisasinya dengan menegakkan asas PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela) yang tertuang dalam AD/ART Partai Golkar, khususnya pada Rapimnas yang akan digelar pada Oktober 2026 mendatang. Menurut Azis, implementasi PDLT juga wajib diterapkan secara konsisten dalam menjaga integritas moral dan kepercayaan publik (public trust) terhadap Partai Golkar.
“Rapimnas Golkar 2026 harus menetapkan aturan tegas: kader atau pengurus yang pernah terjerat kasus korupsi tidak diperbolehkan lagi masuk dalam jajaran kepengurusan partai di semua tingkat kepemimpinan. Kebijakan ini mutlak dilakukan agar Partai Golkar terbebas dari stigma negatif dan kembali menjadi partai yang dipercaya penuh oleh rakyat,” pungkas Azis.
Editor: Azis Arriadh