x

Modal Asing Masuk RI Rp 131,1 Triliun Sepanjang 2026, SBN Jadi Penopang

Laporan: Afrizal Ilmi

waktu baca 2 menit
Senin, 12 Okt 2026 10:00 29

TODAYNEWS.ID — Menteri Keuangan Suahasil Nazara mencatat aliran modal asing (capital inflow) ke Indonesia mencapai Rp 131,1 triliun sepanjang 2026. Pemerintah berupaya menjaga kepercayaan investor agar arus modal masuk tetap kuat di tengah dinamika pasar keuangan.

“Capital inflow tetap kita jaga, kepercayaan investor tetap kita pastikan supaya lebih kuat. Akumulasi 2026 inflow-nya, total akumulasinya adalah Rp 131,1 triliun,” ujar Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2026).

Suahasil mengungkapkan, pergerakan modal asing sepanjang tahun ini mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Aliran modal sempat mengalami kontraksi pada awal 2026 sebelum melonjak pada triwulan II.

Pada triwulan II-2026, aliran modal asing tercatat mencapai Rp 140,6 triliun. Angka tersebut kemudian mengalami moderasi pada triwulan III-2026.

Memasuki triwulan IV-2026, arus modal asing kembali menunjukkan tren positif. Hingga 7 Oktober 2026, aliran modal masuk tercatat sebesar Rp 22,01 triliun.

Menurut Suahasil, Surat Berharga Negara (SBN) menjadi salah satu instrumen yang menarik minat investor asing. Instrumen tersebut mencatatkan aliran modal masuk sebesar Rp 36,7 triliun.

Daya tarik SBN juga terlihat pada awal Oktober 2026. Dalam enam hari pertama bulan tersebut, instrumen surat utang pemerintah itu berhasil menarik aliran modal asing hampir Rp 8 triliun.

Suahasil turut menyoroti peran Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dalam menarik dana asing. Instrumen yang diterbitkan Bank Indonesia tersebut mencatatkan aliran modal masuk sebesar Rp 178,6 triliun.

“SRBI juga mengundang inflow Rp 178,6 triliun. Kita tahu SRBI dikeluarkan oleh Bank Indonesia tenornya adalah tenor pendek,” kata Suahasil.

Dia menjelaskan, SBN memiliki karakteristik jangka waktu yang beragam, tetapi mayoritas berjangka panjang. Menurut dia, minat investor terhadap SBN dengan tenor panjang dapat mencerminkan kepercayaan terhadap surat berharga Republik Indonesia.

Di tengah aliran dana yang masuk melalui instrumen surat berharga, pasar saham justru mencatatkan arus modal keluar. Suahasil menyebut capital outflow di pasar saham mencapai Rp 84,2 triliun dalam setahun terakhir.

Meski demikian, pemerintah menilai koordinasi kebijakan fiskal dan moneter dapat membantu meredam tekanan dari pasar saham. Aliran modal melalui SBN dan SRBI disebut mampu menutup arus dana keluar tersebut.

Suahasil menilai perkembangan itu mencerminkan daya tarik aset berbasis rupiah di mata investor asing. Kepercayaan investor, menurut dia, berkaitan dengan upaya menjaga stabilitas ekonomi makro Indonesia.

“Nah perkembangan ini mencerminkan daya tarik aset Rupiah, kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi makro yang tetap kita jaga,” ujar Suahasil.

 

Editor: Aziz Arriadh

Tag Terkait

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

6 days ago
6 days ago
1 week ago
2 weeks ago
2 weeks ago
2 weeks ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor