x

Hasil Olimpiade Catur 2026: Indonesia Melesat Naik Peringkat, Laysa Latifah Sah Jadi WGM

Laporan: Azis Arriadh

waktu baca 5 menit
Senin, 28 Sep 2026 20:21 34

TODAYNEWS.ID – Tim catur Indonesia mencatatkan lonjakan prestasi spektakuler pada ajang Olimpiade Catur 2026 di Samarkand, Uzbekistan.

Berdasarkan hasil akhir turnamen, tim putra Indonesia sukses menempati peringkat ke-35 dari 206 negara peserta dengan mengantongi total 27,5 poin dari 11 kali bertanding (44 papan). Sementara itu, tim putri Indonesia tampil membanggakan dengan menembus peringkat ke-19 dari 189 negara setelah membukukan total 30 poin dari 11 kali laga.

Pencapaian pada Olimpiade Catur 2026 ini menunjukkan peningkatan performa yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan edisi Olimpiade Catur 2024 di Budapest, Hungaria.

Pada Olimpiade 2024 lalu, tim putra hanya mampu bertengger di posisi ke-75, adapun tim putri berada di urutan ke-68. Peningkatan tajam dari peringkat 75 ke-35 untuk tim putra serta dari peringkat 68 ke-19 untuk tim putri menjadi bukti nyata lompatan kualitas pecatur Merah Putih di kancah dunia.

Atlet yang juga menjabat Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PB Percasi, GM Susanto Megaranto, mengapresiasi penampilan seluruh wakil Merah Putih. Ia menyebut hasil tim putra sangat membanggakan karena mampu merangsek ke peringkat 35 dunia dari posisi seeded awal 52, di mana pada babak pamungkas tim putra sukses mengandaskan tim Meksiko.

Ia juga menilai penampilan tim putri sangat luar biasa usai berhasil menyodok ke peringkat 19 dari posisi seeded awal 35. “Tim putri tampil luar biasa dengan meraih peringkat ke-19 dunia dari seeded awal 35 dengan jumlah peserta 189 negara. Setelah babak 9, tim tim putri sempat meraih peringkat 10 besar dunia. Namun sayang di babak di dua babak terakhir tim putri harus kalah melawan Vietnam dan di babak terakhir menahan imbang tim kuat dari Eropa, Spanyol,” kata Susanto.

Keberhasilan Indonesia di Samarkand turut diwarnai dengan dinamika perolehan Elo Rating dari para pecatur.

Di sektor putra, lonjakan rating tertinggi diraih oleh IM Satria Duta Cahaya dengan tambahan (+18,7), diikuti IM Nayaka Budhidharma (+13,8), GM Susanto Megaranto (+12,3), dan IM Gilbert Elroy Tarigan (+3), sementara IM Arif Abdul Hafiz mengalami penurunan (-6,4).

Pada sektor putri, performa luar biasa ditunjukkan oleh WIM Shafira Devi Herfesa yang melesat dengan tambahan (+97,6), disusul WIM Laysa Latifah (+47), serta WIM Chelsie Monica Sihite (+5,2). Adapun WIM Ummi Fisabilillah dan WIM Diajeng Theresa Singgih masing-masing mencatatkan penurunan rating sebesar (-9,6) dan (-8,2).

Capaian manis kontingen Merah Putih mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Umum PB Percasi Agustiar Sabran. Meski tidak dapat hadir langsung di Uzbekistan, ia terus memantau dan memberikan suntikan motivasi kepada para atlet dari tanah air. “Kita patut bersyukur, ini adalah sejarah baru buat catur kita. Ini juga jadi target di pengurusan kami untuk terus melahirkan GM baru,” tegas Agustiar Sabran.

Atas keberhasilan ini, GM Susanto Megaranto tak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang memberikan dukungan moril maupun spiritual.

“Terima kasih juga untuk doa dan dukungannya kepada Pak Ketua Umum Agustiar Sabran serta pembina, pengurus PB Percasi, juga seluruh pecinta catur Indonesia dengan dukungannya yang luar biasa kepada tim kita ini di Samarkand, Uzbekistan,” ungkap Susanto.

Melengkapi torehan manis tersebut, kabar bahagia datang dari pecatur putri Indonesia, WIM Laysa Latifah (2213), yang resmi meraih gelar Women Grandmaster (WGM) dan mengukir sejarah sebagai WGM ke-4 dalam sejarah catur Indonesia. Laysa menyusul jejak seniornya yakni WGM Irene Kharisma Sukandar, WGM Medina Warda Aulia, dan WGM Dewi Ardhiani Anastasia Citra.

Kepastian norma WGM terakhir diraih usai menundukkan WIM Ngoc Thuy Duong Bach dari Vietnam pada babak ke-10, serta ditunjang penampilannya yang gemilang saat menahan imbang GM Nino Batsiashvili dan mengalahkan GM top Jerman Elisabeth Paehtz. Dengan Performance Rating (Rp) mencapai 2404 serta tambahan 7 poin, Laysa resmi memenuhi syarat norma WGM melengkapi dua norma sebelumnya yang didapat di Budapest (Agustus 2024) dan Tarakan (Oktober 2024).

Laysa mengaku sangat bersyukur dan gembira atas pencapaiannya beserta tim Indonesia yang berhasil melampaui posisi awal starting rank 35 hingga menembus 20 besar dunia.

“Yang pastinya saya senang sekali karena saya dan tim putri Indonesia sudah sukses meraih peringkat 19 yang mana awalnya itu starting rank kami hanya berada pada urutan 35. Jadi memang sudah sesuai dengan target awal yang sudah didiskusikan sebelumnya yaitu memperbaiki peringkat,” tutur Laysa.

Ajang ini terasa kian istimewa bagi dia karena menjadi debutnya di panggung Olimpiade Catur sekaligus menjadi momen pengukuhan gelar WGM yang telah dinantikannya selama dua tahun sejak 2024. Selama 11 babak bertanding, ia tampil solid dengan hanya menelan satu kali kekalahan.

“Terus ini juga sangat spesial bagi saya karena ini Olimpiade pertama saya yang membawa nama Indonesia. Terlebih lagi saya mendapat norma terakhir saya di sini, dan alhamdulillahnya saya bermain cukup baik dengan 11 babak hanya kalah satu kali. Yang pastinya senang banget karena saya sudah menanti norma terakhir saya ini 2 tahun dari 2024 dan akhirnya tercapai di sini di Olimpiade Samarkand 2026,” kata Laysa.

GM-GM INDONESIA

  1. GM Herman Suradiradja (Alm)
    Meraih GM Tahun: 1978
    Meninggal Tahun: 2016
  2. GM Utut Adianto
    Meraih GM Tahun: 1986
  3. GM H. Ardiansyah (Alm)
    Meraih GM Tahun: 1986
    Meninggal Tahun: 2017
  4. GM Edhi Handoko (Alm)
    Meraih GM Tahun: 1994
    Meninggal Tahun: 2009
  5. GM Ruben Gunawan (Alm)
    Meraih GM Tahun: 1997
    Meninggal Tahun: 2005
  6. GM Cerdas Barus
    Meraih GM Tahun: 2002
  7. GM Susanto Megaranto
    Meraih GM Tahun: 2004
  8. GM Novendra Priasmoro
    Meraih GM Tahun: 2020
  9. GM Sean Winshand Cuhendi
    Meraih GM Tahun: 2025

WGM-WGM INDONESIA

  1. IM WGM Irene Kharisma Sukandar
    Meraih WGM Tahun: 2009
    Meraih IM Tahun: 2014
  2. IM WGM Medina Warda Aulia
    Meraih WGM Tahun: 2013
    Meraih IM Tahun: 2020
  3. WGM Dewi Ardhiani Anastasia Citra
    Meraih WGM Tahun: 2022
  4. WGM Laysa Latifah
    Meraih WGM Tahun: 2026 (Olimpiade Catur 2026 Samarkand-Uzbekistan)

Editor: Azis Arriadh

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

7 hours ago
3 days ago
3 days ago
5 days ago
6 days ago
6 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor