x

Produk Pangan RI Catat Potensi Transaksi Rp89 Miliar di Taiwan

waktu baca 2 menit
Jumat, 3 Jul 2026 11:57 29 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut produk pangan Indonesia membukukan potensi transaksi sebesar 5 juta dolar AS atau setara Rp89,5 miliar melalui kehadiran Paviliun Indonesia pada ajang Food Taipei Mega Show 2026 di Taiwan.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan capaian tersebut mencerminkan semakin tingginya kepercayaan pasar Taiwan terhadap kualitas produk pangan Indonesia.

“Potensi transaksi sebesar 5 juta dolar AS menunjukkan produk pangan Indonesia memiliki kualitas, nilai tambah, dan daya saing yang semakin diakui di pasar Taiwan,” kata Puntodewi dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Menurutnya, potensi transaksi tersebut merupakan hasil sinergi antara KDEI Taipei, Kemendag, Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi), Akademi Mudah Ekspor (AME), para pelaku usaha Indonesia, serta berbagai mitra strategis di Taiwan.

Sementara itu, Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei Arif Sulistiyo mengatakan keikutsertaan Indonesia dalam pameran ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperluas pasar ekspor sekaligus mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan buyer potensial.

Sebanyak 20 pelaku usaha asal Indonesia memperkenalkan beragam produk pangan unggulan yang berkualitas, inovatif, dan memiliki nilai tambah sehingga mampu bersaing di pasar global.

Adapun produk yang dipamerkan meliputi sarang burung walet, boga bahari (seafood), makanan ringan berbahan dasar buah, mi rendah kalori, madu, kopi, rempah-rempah, saus dan bumbu premium, gula kelapa sagu, hingga berbagai produk olahan perikanan.

Arif menyebut produk seperti sarang burung walet, boga bahari, makanan ringan sehat, saus dan bumbu premium, rempah-rempah, mi instan sehat, serta gula kelapa sagu menjadi komoditas yang paling banyak diminati pengunjung.

“Taiwan merupakan pasar yang strategis bagi Indonesia. Dengan jumlah penduduk sekitar 23 juta jiwa dan daya beli masyarakat tinggi, Taiwan menjadi tujuan ekspor potensial, sekaligus pintu masuk bagi produk Indonesia untuk memperluas penetrasi ke kawasan Asia Timur,” kata Arif.

Berdasarkan data Kemendag, total perdagangan Indonesia dengan Taiwan pada periode Januari-April 2026 mencapai 3,10 miliar dolar AS.

Nilai tersebut terdiri atas ekspor Indonesia ke Taiwan sebesar 1,59 miliar dolar AS dan impor dari Taiwan sebesar 1,51 miliar dolar AS.

Dengan capaian tersebut, Indonesia membukukan surplus perdagangan sebesar 80 juta dolar AS.

Sementara itu, total perdagangan Indonesia dengan Taiwan sepanjang 2025 tercatat mencapai 9,95 miliar dolar AS.

Ekspor Indonesia ke Taiwan pada 2025 mencapai 5,54 miliar dolar AS, sedangkan impor dari Taiwan sebesar 4,41 miliar dolar AS. Dengan demikian, Indonesia berhasil mencatat surplus perdagangan sebesar 1,13 miliar dolar AS.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
1 day ago
2 days ago
3 days ago
4 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor