x

Jelang Final Liga Champions 2026, Luis Enrique Bongkar Kunci Kekuatan PSG

waktu baca 2 menit
Kamis, 28 Mei 2026 17:00 31 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Pelatih Paris Saint-Germain Luis Enrique mengungkap faktor utama di balik keberhasilan timnya melaju ke final Liga Champions UEFA 2025/2026. Menurutnya, kekuatan terbesar PSG musim ini justru datang dari peningkatan kualitas bertahan.

PSG tampil dominan sepanjang musim 2025/2026. Selain memastikan gelar juara Ligue 1, Les Parisiens kini juga berpeluang meraih trofi Liga Champions.

Kesempatan itu akan ditentukan saat PSG menghadapi Arsenal pada partai final Liga Champions. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Puskas Arena, Sabtu (30/5/2026).

Luis Enrique menilai timnya mengalami perkembangan signifikan dibanding musim lalu. Namun, perubahan terbesar bukan terletak pada sektor penyerangan.

Pelatih asal Spanyol itu mengatakan PSG kini jauh lebih siap menghadapi tekanan lawan. Kemampuan beradaptasi saat kehilangan penguasaan bola menjadi salah satu aspek penting dalam permainan timnya.

“Saya pikir kami bisa melakukan lebih banyak hal daripada tahun lalu, tetapi kami melakukannya karena (lawan) telah memaksa kami melakukannya,” ucap Luis Enrique dikutip dari BeinSport.

Luis Enrique mengakui PSG tetap ingin bermain dominan lewat penguasaan bola. Meski begitu, ia menilai timnya kini lebih fleksibel dalam menyesuaikan diri dengan situasi pertandingan.

“Kami lebih suka menguasai bola, lebih suka mempertahankan bola. Tetapi ketika Anda harus beradaptasi karena tim lawan lebih baik dari Anda pada momen-momen tertentu dalam pertandingan, Anda harus beradaptasi, dan Anda harus bertahan lebih baik lagi. Saya pikir kami melakukannya dengan jelas,” katanya.

Menurut Luis Enrique, peningkatan kemampuan bertahan mulai terlihat dalam sejumlah laga penting musim ini. Ia menilai PSG tampil jauh lebih solid saat menghadapi tim-tim besar Eropa.

Pelatih berusia 56 tahun itu mencontohkan performa timnya saat menghadapi Liverpool dan Bayern Munchen. PSG dinilai mampu bertahan lebih disiplin dibanding sebelumnya.

“Kita bertahan lebih baik melawan Liverpool, dan kita melakukan hal yang sama melawan Bayern Munchen. Kita bertahan jauh lebih baik di pertandingan kedua (1-1) daripada yang pertama (5-4),” tuturnya.

Luis Enrique menegaskan PSG masih memiliki ruang untuk berkembang. Namun, ia memastikan identitas permainan menyerang tetap dipertahankan oleh timnya.

Meski begitu, mantan pelatih timnas Spanyol tersebut menilai keseimbangan permainan kini menjadi kekuatan utama PSG. Timnya disebut tidak hanya kuat saat menyerang, tetapi juga lebih kokoh ketika bertahan.

“Kami masih bisa meningkatkan diri, tetapi itu tidak berarti bahwa kami tidak ingin mempertahankan bola dan mencoba bermain dengan ide yang sama. Tetapi sekarang kami jauh lebih kuat dalam bertahan,” ujar Luis Enrique.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

4 hours ago
7 hours ago
1 day ago
4 days ago
4 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x
domain