x

Terpilih Kembali Pimpin PP Persambi, Krisna Bayu Oly Perjuangkan Sambo Masuk PON 2028 dan Gelar Kejuaraan Dunia

waktu baca 3 menit
Kamis, 9 Apr 2026 18:12 28 Gungde Ariwangsa

TODAYNEWS – Krisna Bayu Oly kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Sambo Indonesia (PP Persambi) periode tahun 2026-2030. Ia dipercaya oleh mayoritas Pengurus Provinsi (Pengprov) Persambi pada Musyawarah Nasional (Munas) Persambi di Gedung Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Senayan, Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Turut hadir pada Munas kali ini, Presiden Sambo Asia dan Oseania (SUAO) Alamjon Mullaev, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari, Wakil Ketua Umum KONI Pusat Bidang Organisasi Brjgjen TNI (Purn) Purwadi mewakili Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Marciano Norman, Ketua PP Persambi Krisna Bayu dan para pemilik suara dari Pengprov.

Usai terpilih kembali sebagai ketua umum, Krisna Bayu bakal membentuk kepengurusan PP Persambi terlebih dulu. Setelah itu, pihaknya bakal menjalankan program kerja. Ada dua hal yang menjadi fokus  PP Persambi pada kepengurusan periode 2026-2030.

Pertama adalah memperjuangkan cabor Sambo masuk PON XXII/2028 di NTT – NTB dan tuan rumah penyangga DKI Jakarta. Kedua, menggelar kejuaraan dunia sambo di Indonesia pada 2027.

Untuk PON 2028, Krisna Bayu telah bertemu dengan berbagai pihak seperti KONI Pusat dan pengurus-pengurus provinsi untuk membicarakan masalah ini.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Ketua Umum KONI Pusat Bapak Marciano Norman, juga Pak Sekjen Pak Ade, juga Pak Warno (Waketum KONI Pusat Suwarno). Pada prinsipnya, Pak Marciano sangat mendukung sambo untuk terlibat kembali di PON. Tapi Pak Warno memberikan saran juga, untuk berkoordinasi dengan NTT, NTB, kalau bisa di Jakarta. Dan upaya itu sedang kami jalankan, proses ini sedang kami jalankan. Dan kita menggunakan lobi-lobi semuanya untuk bisa masuk PON,” ungkap Bayu.

Mengenai cabor olimpiade yang diprioritaskan masuk PON, Bayu sangat setuju. “Kalau berpedoman pada cabor olympic, ya saya sih setuju aja, tapi Sambo juga bagian dari recognize. Recognize itu 9 cabor yang akan masuk ke sport olympic yang resmi. Jadi kita juga menjadi prioritas gitu harusnya. Itu-itu harapan kami, tapi yang jelas, kami bersama KONI Pusat akan selalu bersinergi untuk saling mendukung. Saya sebagai ketua umum, sudah dua periode, sangat terfasilitasi dengan KONI, juga dengan KOI,” ungkap Bayu.

Pihaknya juga selalu mendengar masukan dari pengurus provinsi di sejumlah daerah, yang berjuang keras mengembangkan sambo. Dari keluhan semua masyarakat sambo seluruh Indonesia itu, bagaimana caranya sambo harus masuk di PON kembali.

“Itu aja intinya. Kalau tidak masuk ke PON ini pembangunan akan terseok-seok mereka. Ada yang sudah jual rumahnya untuk bangun dojo, Kalimantan Selatan. Semuanya dijual lalu dibeli uangnya untuk membuat dojo sambo,” jelasnya.

“Itu dari Sultra itu jual mobil, jual motor, jual rumah hanya untuk bisa memberangkatkan atletnya untuk ngikutin setiap kejuaraan. Ya kita tentunya kita support semuanya, kita atensi lah,” lanjut Bayu.

Sementara itu soal menggelar kejuaraan dunia, Krisna Bayu menyatakan kesiapannya. Apalagi, hal itu juga pernah disampaikan oleh Federasi Sambo Dunia (FIAS) ketika hadir ke Indonesia tahun lalu.

“Kita kemarin sudah berbicara dengan FIAS, kita berkirim surat. Harusnya 2027 kita akan bidding untuk World Championship yang senior ada di Indonesia. Kalau dari hasil World Junior Championship (di Bogor) kemarin 43 negara, tidak ada satu pun yang komplain. Bahkan mereka bilang, Krisna Bayu kapan lagi ada world champion di Indonesia?,” jelasnya.

“Jadi pada prinsipnya di world junior champion mereka semua senang dan minta world champion digelar di Indonesia. Presiden Sambo Asia Alamjon Mullaev tadi juga berhubungan sama saya, untuk Krisna Bayu buatlah kejuaraan Asia di Indonesia. Saya setuju, tapi jangan di Bali. Kalau di Bali nggak ada sponsornya nanti gitu. di Jakarta saja,” imbuh Bayu.

Sementara itu, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari menyampaikan dukungannya terhadap Krisna Bayu yang memimpin PP Persambi periode 2026-2030.

“Selagi PP Persambi dipimpin Krisna Bayu, saya akan support penuh,” tegas Okto. ***

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

7 hours ago
11 hours ago
13 hours ago
1 day ago
1 day ago
2 days ago

LAINNYA
x
x