x

Biaya Haji Tahun 2026 Berpotensi Naik Hingga 51,48 Persen

waktu baca 2 menit
Rabu, 8 Apr 2026 20:00 28 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Menteri Haji Dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, mengatakan adanya potensi kenaikan biaya haji 2026 akibat dampak perang yang terjadi di kawasan Timur Tengah, antara Amerika Serikat-Israel terhadap Iran.

Hal itu disampaikan Irfan dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI dan rapat dengar pendapat bersama Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Irfan mengatakan salah satu penyebab kenaikan biaya haji 2026 dikarenakan melonjaknya harga avtur, perubahan rute penerbangan menjadi lebih panjang hingga pelemahan nilai tukar mata uang.

“Kenaikan harga aftur global, lonjakan pemerintahan war risk, serta pelemahannya tukar, biaya tersebut meningkat signifikan. Kondisi politik juga memungkinkan lakukan rerouting penerbangan untuk menghindari wilayah udara konflik,” kata Irfan.

Akibat kondisi tersebut kata Irfan, dalam skenario tak ada perubahan rute penerbangan, kenaikan mencapai 39,85 persen atau senilai Rp46,9 juta per jemaah.

Sementara pada skenario perubahan rute potensi kenaikan bisa mencapai 51,48 persen atau mencapai Rp50,8 juta per jemaah dari biaya semula sebesar Rp33,5 juta.

“Dalam skenario tanpa perubahan rute, biaya rata-rata per jamaah naik menjadi sekitar 46,9 juta atau meningkat 39,85 persen. Sementara pada skenario perubahan rute, biaya meningkat lebih tinggi menjadi sekitar 50,8 juta atau naik hingga 51,48 persen,” ujarnya.

Sebab itu, kata Irfan, biaya penyelenggaraan haji tahun 2026 sangat ditentukan oleh situasi dan kondisi faktor global, khususnya di Timur Tengah.

“Kondisi ini menegaskan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini berada dalam tekanan faktor global yang semakin kompleks sehingga diperlukan penguatan efisiensi, koordinasi, dan mitigasi untuk menjaga keberlanjutan pembiayaan haji,” pungkasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

11 hours ago
14 hours ago
17 hours ago
1 day ago
1 day ago
2 days ago

LAINNYA
x
x