x

Serangan ke Fasilitas Gas Iran Picu Lonjakan Harga Minyak, Eskalasi Konflik Meluas

waktu baca 2 menit
Jumat, 20 Mar 2026 10:45 26 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Serangan terhadap fasilitas gas utama Iran di kawasan Teluk memicu lonjakan harga minyak dunia. Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Fasilitas yang diserang berada di South Pars, salah satu ladang gas terbesar milik Iran. Lokasi tersebut memasok sekitar 70 persen kebutuhan gas domestik negara itu.

Laporan mengenai serangan tersebut disampaikan oleh televisi pemerintah Iran. Disebutkan bahwa serangan dilakukan oleh pihak yang disebut sebagai “musuh Amerika-Zionis”.

“Beberapa saat yang lalu, sebagian fasilitas gas yang terletak di Zona Ekonomi Khusus Energi South Pars di Asaluyeh dihantam roket yang ditembakkan oleh musuh Amerika-Zionis,” demikian laporan televisi pemerintah Iran.

Serangan ini langsung memicu respons keras dari Iran. Melalui Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Iran memperingatkan akan menyerang sektor energi negara-negara sekutu AS di kawasan Teluk.

Negara yang disebut sebagai sekutu tersebut antara lain Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Ancaman ini menambah kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan.

Dampak langsung dari serangan terlihat pada pergerakan harga minyak dunia. Harga minyak mentah Brent melonjak sekitar 5 persen menjadi 108,66 dolar AS per barel.

Kenaikan ini memicu kekhawatiran terhadap potensi inflasi global. Lonjakan harga energi dinilai dapat berdampak luas terhadap perekonomian dunia.

Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga mengalami kenaikan. WTI tercatat naik 2,5 persen menjadi 98,65 dolar AS per barel.

Selisih harga antara WTI dan Brent pun melebar signifikan. Kondisi ini menjadi yang terbesar sejak Mei 2019 seiring meningkatnya ketidakpastian geopolitik.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, turut merespons situasi tersebut. Ia menyatakan bahwa AS tidak mengetahui rencana serangan Israel sebelumnya.

“Israel, karena marah dengan apa yang terjadi di Timur Tengah, telah menyerang secara keras fasilitas besar South Pars Gas Field di Iran,” tulis Trump.

Ia juga memperingatkan potensi eskalasi jika Iran melakukan serangan balasan. “Jika itu terjadi, Amerika Serikat, dengan atau tanpa bantuan Israel, akan menghancurkan seluruh ladang gas South Pars dengan kekuatan yang belum pernah dilihat Iran sebelumnya,” tegas Trump.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

17 hours ago
19 hours ago
1 day ago
3 days ago
3 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x