Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, membeberkan rencana keberangkatan Timnas Indonesia ke Arab Saudi, Kamis (25/9/2025). TODAYNEWS.ID — PSSI menyatakan kesiapan Timnas Indonesia senior menjelang pelaksanaan FIFA Series 2026. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Maret mendatang.
Anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Sinulingga mengatakan persiapan tim nasional sudah mulai berjalan. Salah satu langkah awal dilakukan melalui pemantauan pemain oleh pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman.
Arya menjelaskan Herdman melakukan observasi pemain secara menyeluruh. Pemantauan tidak hanya difokuskan pada kompetisi domestik.
Pemain yang berlaga di BRI Super League 2025/2026 menjadi salah satu perhatian utama. Selain itu, pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri juga turut dipantau.
“Pelatih sudah muter-muter, mengunjungi klub-klub, mantau Super League, yang di luar juga sudah mulai dipantau,” ujar Arya dikutip dari Antara, Selasa (10/2/2026). Ia menambahkan proses tersebut masih terus berjalan.
Arya menyebut PSSI masih menunggu hasil akhir dari rangkaian pemantauan tersebut. Menurutnya, masukan dari pelatih akan disampaikan setelah Herdman menyelesaikan agenda observasi.
“Kita tunggu nanti setelah dia selesai keliling, pasti ada masukan ke kita,” katanya. Masukan itu akan menjadi dasar penyusunan tim menghadapi FIFA Series.
Meski demikian, Arya mengungkapkan hingga saat ini Herdman belum menyampaikan laporan resmi kepada federasi. Termasuk soal komposisi skuad yang akan dipanggil.
Ia menegaskan belum ada kepastian terkait potensi pemanggilan pemain baru. Proses tersebut masih menunggu keputusan dari tim pelatih.
“Belum. Tunggu saja,” ucap Arya singkat. Ia meminta publik bersabar menanti perkembangan selanjutnya.
Selain membahas Timnas senior, Arya juga menyinggung agenda sepak bola nasional sepanjang 2026. Menurutnya, kalender kompetisi tahun ini terbilang sangat padat.
Sejumlah turnamen besar akan digelar dalam periode yang berdekatan. Agenda tersebut mencakup turnamen AFF, Piala Asia kelompok umur, hingga FIFA Matchday.
Kondisi itu membuat PSSI harus menyusun perencanaan secara cermat. Koordinasi antarprogram dinilai menjadi kunci agar seluruh agenda berjalan optimal.
“Banyak banget agenda ini. Sampai pusing,” tuturnya. Arya menegaskan federasi berupaya memastikan seluruh agenda dapat terlaksana dengan baik.