x

Nova Arianto Buka Opsi Tambah Pemain Diaspora Usai Timnas U-17 Dibantai China

waktu baca 2 menit
Senin, 9 Feb 2026 15:53 28 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, langsung menyiapkan evaluasi menyeluruh usai kekalahan telak 0-7 dari Timnas China U-17. Laga uji coba internasional tersebut berlangsung di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (8/2/2026) malam.

Nova menilai kekalahan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa komposisi tim masih perlu banyak pembenahan. Ia menegaskan intensitas pertandingan internasional menjadi tantangan utama bagi skuad Garuda Muda.

Menurut Nova, perbedaan level antara kompetisi domestik dan laga internasional terlihat sangat mencolok. Hal itu membuat timnya kesulitan beradaptasi saat menghadapi tekanan tinggi dari lawan.

Kekalahan tersebut juga memaksanya untuk meninjau ulang materi pemain yang saat ini dimiliki Timnas U-17. Saat ini, tim hanya diperkuat satu pemain diaspora, yakni Nicholas Indra Mjoesund dari Rosenborg BK.

Nova membuka peluang untuk menambah pemain diaspora demi meningkatkan kualitas tim. Opsi tersebut masih akan terus dipantau berdasarkan hasil evaluasi dari laga uji coba.

“Kita observasi dengan dua pertandingan ini, dan kita lihat apakah perlu penambahan pemain baru lagi atau perlu mencari pemain diaspora lagi,” ujar Nova dikutip dari Antara.

Meski demikian, Nova menegaskan keputusan akhir terkait perekrutan pemain diaspora tambahan bukan berada di tangannya. Keputusan tersebut akan diserahkan kepada pelatih kepala Timnas U-17 yang baru ditunjuk.

Pelatih kepala Timnas U-17 selanjutnya adalah Kurniawan Dwi Yulianto. Ia akan memegang kendali penuh tim dalam persiapan menuju Piala Asia U-17 2026.

Langkah evaluasi ini dilakukan demi mengejar target besar lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Tiket tersebut diupayakan melalui jalur Piala Asia U-17 yang akan digelar pada akhir April mendatang.

Dalam jangka pendek, Nova memastikan akan melakukan rotasi total pada laga uji coba kedua melawan China. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu (11/2).

Nova berencana menurunkan seluruh pemain yang belum mendapatkan kesempatan bermain. Langkah ini diambil untuk melihat secara utuh kedalaman skuad yang tersedia.

Sebanyak 28 pemain yang mengikuti pemusatan latihan dipastikan akan mendapatkan menit bermain. Nova ingin melihat respons setiap pemain saat berada di bawah tekanan lawan berkualitas.

“Saya berpikir kita akan mencoba semua pemain yang ada. Harapannya kita bisa menilai,” tegas Nova.

Nova mengakui performa timnya jauh dari ekspektasi, terutama jika dibandingkan dengan capaian di level domestik. Tim ini sebelumnya tampil dominan di Elite Pro Academy U-18 dengan nama Garuda United U-18.

Garuda United U-18 memuncaki klasemen EPA U-18 dengan 55 poin dan mencetak 62 gol dari 22 pertandingan. Namun, catatan impresif tersebut tidak mampu berbicara banyak saat menghadapi intensitas permainan China U-17.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

4 hours ago
2 days ago
3 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x