x

Prabowo Targetkan Kebangkitan Industri Nasional dalam Dua hingga Tiga Tahun

waktu baca 2 menit
Minggu, 8 Feb 2026 16:55 23 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk membangkitkan seluruh sektor industri nasional dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

Tekad tersebut disampaikan saat ia berpidato dalam agenda Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026).

Prabowo menyebut kebangkitan industri sebagai kunci utama menuju Indonesia sebagai negara maju. Menurutnya, pembangunan nasional harus dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.

Ia menegaskan kemajuan ekonomi tidak boleh hanya dinikmati segelintir kelompok. “Kita sungguh-sungguh ingin menjadi negara maju di mana seluruh rakyat Indonesia menikmati kemajuan dan kehidupan yang layak,” ujar Prabowo.

Selain sektor industri, Presiden juga menyoroti pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Salah satu fokus pemerintah adalah penyediaan hunian layak bagi rakyat yang membutuhkan.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengumumkan rencana pembangunan jutaan rumah murah. Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses perumahan sekaligus mendorong pergerakan ekonomi.

Prabowo menekankan kebijakan industrialisasi dan pembangunan perumahan akan berjalan beriringan. Kedua program tersebut menjadi bagian dari strategi besar pemerataan kesejahteraan nasional.

“Kita akan bangun jutaan rumah murah untuk seluruh rakyat kita yang membutuhkannya,” kata Prabowo. Ia memastikan pemerintah serius merealisasikan program tersebut.

Presiden Prabowo menghadiri Mujahadah Kubro yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir ke-100 Nahdlatul Ulama. Kegiatan itu digelar oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur di Stadion Gajayana, Malang.

Acara tersebut dihadiri ribuan warga Nahdliyin dari berbagai daerah. Kehadiran Presiden menjadi perhatian utama dalam agenda keagamaan berskala besar tersebut.

Setibanya di Malang, Prabowo datang menggunakan Pesawat Kepresidenan. Ia disambut langsung oleh Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya.

Momen penyambutan berlangsung di tengah hujan yang mengguyur lokasi. Prabowo dan Gus Yahya tampak bersalaman di bawah payung biru yang dibawa Pasukan Pengaman Presiden.

Keduanya mengenakan busana bernuansa serupa, yakni kemeja putih dan celana hitam. Selain Gus Yahya, Prabowo juga disambut Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa.

Melalui unggahan di akun media sosialnya, Gus Yahya menilai kehadiran Presiden memiliki makna simbolis. “Kehadiran Kepala Negara di tengah-tengah warga Nahdliyin adalah simbol sinergi kuat untuk mengawal Indonesia Merdeka menuju peradaban yang lebih mulia,” tulis Gus Yahya.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x