x

KPK Amankan 17 Orang dalam OTT di Lingkungan Bea Cukai Terkait Pengurusan Impor

waktu baca 2 menit
Kamis, 5 Feb 2026 19:37 28 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Jakarta. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan total 17 orang untuk kepentingan pemeriksaan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa OTT ini merupakan lanjutan dari peristiwa tertangkap tangan terkait pengurusan importasi barang.

“Dalam lanjutan peristiwa tertangkap tangan terkait pengurusan importasi barang di Bea-Cukai, tim telah mengamankan sejumlah 17 orang,” kata Budi, Kamis (5/2/2026).

Pihak-pihak yang diamankan berasal dari unsur pegawai Bea Cukai hingga pihak swasta. Seluruhnya saat ini tengah menjalani pemeriksaan secara intensif oleh penyidik KPK.

Dari total 17 orang tersebut, mayoritas merupakan pegawai di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai. “Dua belas orang merupakan pegawai pada Ditjen Bea-Cukai dan lima orang lainnya dari pihak PT BR,” ujar Budi.

KPK memastikan proses pemeriksaan masih terus berlangsung terhadap seluruh pihak yang diamankan. “Saat ini, terhadap 17 orang yang diamankan tersebut, masih dilakukan pemeriksaan secara intensif,” lanjutnya.

Hingga saat ini, KPK belum membeberkan secara rinci konstruksi perkara dalam OTT tersebut. Identitas lengkap pihak-pihak yang diamankan juga belum disampaikan ke publik.

Budi mengatakan KPK akan segera mengumumkan perkembangan lebih lanjut dari OTT tersebut. Lembaga antirasuah berencana menyampaikan status hukum pihak-pihak yang diamankan pada sore hari.

Sebelumnya, KPK mengonfirmasi bahwa salah satu pihak yang diamankan merupakan mantan Direktur Penyidikan dan Penindakan Bea Cukai. Penangkapan ini berkaitan dengan aktivitas impor yang melibatkan pihak swasta.

OTT tersebut tidak hanya dilakukan di satu lokasi. KPK mengamankan sejumlah pihak di wilayah Jakarta dan juga di Lampung.

“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, KPK mengamankan sejumlah pihak di wilayah Jakarta dan juga di Lampung,” jelas Budi saat memberikan keterangan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (4/2/2026).

KPK menegaskan OTT ini masih berada pada tahap awal penanganan perkara. Penyidik masih mendalami peran masing-masing pihak yang terlibat dalam dugaan tindak pidana tersebut.

Lembaga antikorupsi itu juga memastikan akan bertindak sesuai prosedur hukum yang berlaku. Setiap perkembangan signifikan akan disampaikan secara terbuka kepada publik.

OTT di lingkungan Bea Cukai ini menambah daftar penindakan KPK terhadap dugaan praktik korupsi di sektor kepabeanan. KPK menegaskan komitmennya untuk terus menindak setiap dugaan pelanggaran hukum yang merugikan negara.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 hour ago
4 hours ago
10 hours ago
1 day ago

LAINNYA
x
x