Pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana sempurnakan kemenangan atas Myanmar pada laga pembuka grup D Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026. (Dok. PBSI) TODAYNEWS.ID — Tim bulu tangkis putra Indonesia mengawali langkahnya di Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026 dengan hasil sempurna. Indonesia menang telak 5-0 atas Myanmar pada laga pembuka Grup D di Qingdao, China, Selasa (3/1/2026).
Kemenangan Indonesia dibuka oleh Prahdiska Bagas Shujiwo di partai tunggal pertama. Ia menaklukkan Htut Hein dalam dua gim langsung dengan skor 21-14 dan 21-19.
Keunggulan Indonesia bertambah setelah Anthony Sinisuka Ginting tampil dominan di partai kedua. Ginting mengalahkan Nyan Shaine Lin dengan skor meyakinkan 21-5 dan 21-11.
Dominasi tim Merah Putih berlanjut melalui partai tunggal ketiga. Richie Duta Richardo menang mudah atas Lal Zuidika dengan skor 21-5 dan 21-2.
Hasil tersebut memastikan Indonesia unggul 3-0 dan mengunci kemenangan atas Myanmar. Meski demikian, Indonesia tetap tampil agresif di sektor ganda.
Pada partai ganda kedua, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat menyumbangkan poin keempat. Mereka mengalahkan pasangan Hein Htut/Phone Htet Zaw dengan skor 21-13 dan 21-12.
Kemenangan Indonesia disempurnakan oleh Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana di partai terakhir. Pasangan ini menundukkan Phyo Thurain Kyaw/Lal Zuidika dengan skor 21-4 dan 21-17.
Leo mengungkapkan strategi menekan sejak awal diterapkan karena belum mengenal kekuatan lawan.
“Di gim pertama kami langsung menekan karena kami belum tahu standar lawan bagaimana jadi tidak mau lengah,” ujar Leo.
Ia menjelaskan permainan di gim kedua lebih variatif meski tetap berhati-hati.
“Gim kedua karena kami belum sempat latihan jadi lebih banyak mencoba-coba pukulan, lebih ngenakin lagi tapi tetap jaga poinnya jangan sampai kebablasan karena lawan juga bermain cukup bagus,” lanjutnya.
Menurut Leo, menjaga kondisi fisik menjadi hal krusial untuk menghadapi laga berikutnya. “Kami harus pintar-pintar jaga kondisi, tidur harus cukup dan makannya harus mencukupi gizi. Itu kuncinya,” kata Leo.
Sementara itu, Bagas Maulana menegaskan tim tidak boleh cepat puas meski datang dengan status juara dari turnamen sebelumnya. Ia menilai setiap pertandingan harus dijalani dengan fokus penuh.
“Setelah juara di Thailand tetap kami tidak boleh cepat puas, di sini harus semangat lagi, dari nol lagi,” ujar Bagas. Ia menambahkan, “Tetap fokus untuk menyumbang poin untuk tim dan Indonesia walau kondisi belum fit 100% setelah baru sampai tadi malam dari Bangkok.”
Kemenangan ini menjadi modal positif bagi Indonesia untuk menatap laga-laga selanjutnya di Grup D BATC 2026. Tim Merah Putih pun menunjukkan kesiapan bersaing sejak pertandingan perdana.