Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia mencatatkan penguatan signifikan pada penutupan perdagangan Selasa (3/2/2026). TODAYNEWS.ID — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia mencatatkan penguatan signifikan pada penutupan perdagangan Selasa (3/2/2026). IHSG melonjak 199,87 poin atau 2,52 persen ke level 8.122.
Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di rentang 7.712 hingga 8.122. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp28 triliun.
Penguatan ini terbilang kontras dengan kondisi pada sesi pertama perdagangan. Pada intraday sesi I, IHSG sempat tertekan lebih dari 2 persen hingga menyentuh level terendah 7.712.
Lonjakan IHSG ditopang penguatan di seluruh sektor saham. Sektor material dasar memimpin kenaikan dengan menguat 6,52 persen.
Sektor industri turut melonjak 5,42 persen, disusul sektor teknologi yang naik 4,91 persen. Sektor energi juga menguat signifikan sebesar 4,49 persen.
Sektor transportasi mencatat kenaikan 4,87 persen, sementara sektor properti naik 4,85 persen. Adapun sektor keuangan ikut menguat meski terbatas sebesar 0,81 persen.
Penguatan pasar turut didorong rebound saham-saham konglomerasi. Saham milik grup Prajogo Pangestu seperti TPIA, BRPT, dan CUAN mencatat kenaikan tajam.
Saham grup Bakrie juga menguat dengan ditopang BUMI dan BRMS. Grup Aguan turut berkontribusi melalui penguatan PANI dan CBDK.
Kenaikan juga terjadi pada saham grup Happy Hapsoro melalui RAJA dan RATU. Saham grup Haji Isam seperti JARR dan FAST ikut menguat.
Selain itu, saham emiten terafiliasi Boy Thohir seperti EMAS, MDKA, dan ADMR turut menopang IHSG. Penguatan juga datang dari grup Astra melalui UNTR dan ASII.
Saham grup Medco seperti AMMN dan MEDC ikut menguat, demikian pula saham grup Sinarmas DSSA dan INKP. Sejumlah saham bahkan mencatat kenaikan hingga auto reject atas.
Saham LMPI melonjak 35 persen menjadi Rp270, HUMI naik 34,08 persen ke Rp240, dan LRNA menguat 34,04 persen menjadi Rp252. Saham SOHO dan KICI masing-masing naik 25 persen, sementara GTSI menguat 24,37 persen.
Meski tidak menyentuh ARA, saham LEAD naik 26,98 persen dan CBDK menguat 23,49 persen. Saham BUMI naik 20 persen, sedangkan saham big cap DCII melonjak 11,80 persen.
Sehari sebelumnya, IHSG ditutup anjlok 406,88 poin atau 4,88 persen ke level 7.922. Penurunan tersebut terjadi seiring kejatuhan indeks bursa Asia dan tekanan di seluruh sektor saham.
Meski IHSG jatuh, investor asing justru mencatatkan pembelian bersih senilai Rp654,93 miliar di seluruh pasar. Saham BBCA menjadi yang paling banyak diborong asing dengan nilai net buy Rp427,48 miliar.