x

Seleksi Terbuka Deputi Industri Olahraga Diharap Lahirkan Figur Penggerak Berkelanjutan

waktu baca 3 menit
Selasa, 3 Feb 2026 08:26 37 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Panitia seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga menegaskan harapan agar figur terpilih mampu mengembangkan industri olahraga Indonesia secara berkelanjutan.

Proses seleksi dilakukan secara terbuka untuk menjaring sosok yang tepat dan kompeten.

Anggota Panitia Seleksi, Rabin Indrajad Hattari, menyatakan keterbukaan menjadi prinsip utama dalam proses tersebut. Ia menekankan bahwa figur yang dicari tidak hanya mampu mendorong pertumbuhan, tetapi juga keberlanjutan industri olahraga nasional.

“Intinya kami akan melihat seleksi ini dengan sangat terbuka,” ujar Rabin saat jumpa pers di Media Center Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (2/2/2026). Ia menegaskan pansel mencari sosok yang bisa membawa industri olahraga Indonesia berkembang ke depan.

Rabin juga mengaitkan proses seleksi ini dengan arahan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Menurutnya, penguatan industri olahraga menjadi salah satu fokus penting dalam pembangunan olahraga nasional.

Ia mengingatkan pernyataan Menpora Erick Thohir dalam Indonesia Sport Summit beberapa waktu lalu. Dalam forum tersebut, Erick menekankan bahwa industri merupakan pilar penting dalam memperkuat ekosistem olahraga.

“Ini adalah salah satu program yang Pak Menteri inginkan,” ucap Rabin. Ia menyebut Erick Thohir ingin industri olahraga Indonesia berkembang setara dengan negara-negara maju.

Rabin menambahkan, figur yang dicari harus mampu berperan bukan hanya sebagai regulator. Sosok tersebut juga diharapkan kuat dalam aspek perumusan kebijakan.

Tim panitia seleksi sendiri terdiri dari beragam latar belakang. Unsurnya mencakup akademisi, profesional, lintas kementerian, hingga internal Kemenpora.

Beberapa nama yang tergabung dalam pansel antara lain Chandra Hamzah dari kalangan akademisi dan Susyanto dari kalangan profesional. Selain itu, terdapat Rabin Indrajad Hattari, Amperawan, Sekretaris Dukungan Kabinet Kemensesneg, serta Gunawan Suswantoro sebagai Ketua Pansel.

Susyanto menilai seleksi terbuka ini sebagai langkah progresif. Ia menegaskan pembukaan peluang bagi kalangan profesional non-ASN telah mendapat persetujuan Presiden.

“Baru kali ini Kemenpora membuka seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya bukan hanya dari ASN tapi kalangan profesional,” ujar Susyanto. Ia menambahkan pola serupa juga telah diterapkan di kementerian lain.

Menurut Susyanto, perluasan cakupan peserta membuat pencarian kandidat menjadi lebih luas. Penentuan akhir, kata dia, sepenuhnya bergantung pada hasil penilaian pansel.

“Pada akhirnya apakah nanti yang diterima yang ASN atau non ASN itu sangat tergantung dari penilaian pansel,” paparnya. Ia menegaskan seleksi akan mengacu pada kriteria yang telah ditetapkan.

Chandra Hamzah memastikan pansel akan bekerja secara objektif. Ia menekankan pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam seluruh tahapan seleksi.

“Meski ini di Kemenpora baru pertama untuk seleksi terbuka ini kami diminta Pak Menteri untuk menjadi anggota pansel,” kata Chandra. Ia menyebut prinsip kehati-hatian akan dijaga sepanjang proses seleksi.

Panitia seleksi sepakat tidak akan menerima intervensi dari pihak manapun. Tujuan akhirnya adalah mendapatkan figur terbaik untuk memajukan olahraga sekaligus industri olahraga Indonesia.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

3 hours ago
1 day ago
3 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x