x

Revans Dramatis Adnan/Indah di Istora, Singkirkan Unggulan Malaysia

waktu baca 2 menit
Rabu, 21 Jan 2026 20:30 25 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Ganda campuran Indonesia Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil mengawali langkah mereka di Daihatsu Indonesia Masters 2026 dengan kemenangan dramatis.

Tampil di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (21/1/2026), pasangan peringkat 24 dunia itu menundukkan wakil Malaysia Goh Soon Huat/Lai Shevin Jemie.

Adnan/Indah harus melalui pertarungan rubber game yang ketat dan menegangkan. Mereka akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 18-21, 21-18, 22-20 pada laga babak pertama.

Sejak gim pembuka, duel berlangsung intens dengan kedua pasangan saling menekan. Adnan/Indah sempat berada dalam posisi tertekan sebelum mampu bangkit di momen-momen krusial.

Kemenangan ini terasa istimewa karena menjadi ajang revans bagi Adnan/Indah. Pada pertemuan sebelumnya di Korea Open 2025, mereka kalah dari Goh/Lai dengan skor 9-21, 20-22.

Kali ini, bermain di hadapan publik sendiri, Adnan/Indah berhasil membalikkan keadaan. Mereka menyingkirkan pasangan Malaysia yang kini menempati peringkat 11 dunia tersebut.

Indah Cahya Sari Jamil menyebut fokus dan ketenangan menjadi kunci kemenangan mereka. Ia menegaskan pentingnya menjalankan peran masing-masing di poin-poin akhir.

“Di poin-poin terakhir, kami berdua benar-benar fokus ke tugas masing-masing. Tidak mau terlalu banyak berpikir,” ujar Indah. Ia menambahkan, “Yang penting bolanya masuk dulu, bagaimana caranya tidak nyangkut, dan bisa menjaga reli.”

Indah mengungkapkan mereka berusaha tidak terbebani situasi skor yang ketat. “Kami tidak mau mikirin lawan sudah 20 atau kondisi 20-20. Kami jalani saja satu demi satu, step by step,” jelasnya.

Sementara itu, Adnan menilai disiplin menjalankan strategi tetap menjadi faktor utama. Ia menyebut kemenangan ini tidak lepas dari pembelajaran pada pertemuan sebelumnya.

“Kalau dari segi permainan sebenarnya sama saja, tetap harus fokus ke strategi dan pola main,” kata Adnan. Ia menambahkan, “Kami belajar dari pertemuan sebelumnya.”

Adnan juga menyinggung peran dukungan penonton Istora yang memberi energi tambahan. Menurutnya, atmosfer kandang membuat pemain tampil lebih hidup.

Daihatsu Indonesia Masters 2026 menjadi turnamen pertama Adnan/Indah pada tahun ini. Dengan persaingan ketat, keduanya memilih bersikap realistis dalam menentukan target.

“Target pastinya podium, tapi kami jalani maksimal step by step,” ujar Adnan. Ia menegaskan fokus utama mereka ke depan adalah mengurangi kesalahan sendiri dan menjaga konsistensi permainan.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

10 hours ago
1 day ago
1 day ago
2 days ago

LAINNYA
x
x