Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI) Erick Thohir, menyaksikan atlet boccia Indonesia berlaga di babak penyisihan grup, ASEAN Para Games 2025 Thailand dari tribun penonton. (Dok. Kemenpora) TODAYNEWS.ID — Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir menyaksikan langsung perjuangan atlet boccia Indonesia pada babak penyisihan grup ASEAN Para Games 2025 Thailand.
Ia hadir di tribun penonton Indoor Stadium, His Majesty the King’s 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Rabu (21/1/2026).
Kehadiran Menpora Erick menjadi bentuk dukungan langsung kepada atlet boccia Merah Putih. Ia mengikuti jalannya pertandingan sejak awal laga penyisihan grup.
Pada pertandingan Men’s Individuals BC1, Muhamad Afrizal Syafa tampil dominan. Ia berhasil membungkam wakil Myanmar dengan skor telak 12-0.
Sementara itu, atlet putri Indonesia Handayani juga mencatatkan hasil positif. Ia mengalahkan wakil tuan rumah Thailand pada nomor Women’s Individuals BC1 dengan skor 5-1.
Menpora Erick mengaku terkesan dengan penampilan Afrizal. Ia mengingatkan bahwa atlet tersebut sebelumnya juga mencatatkan prestasi di level internasional.
“Saya melihat Rizal (Muhamad Afrizal Syafa) ini beregu meraih perak waktu di Paralimpiade Prancis,” kata Menpora Erick. Ia menyampaikan hal tersebut saat menyaksikan pertandingan dari tribun penonton.
Menpora Erick menilai performa Afrizal pada laga kali ini sangat meyakinkan. Dominasi penuh terlihat sepanjang pertandingan berlangsung.
“Dan hari ini tadi dia tampil luar biasa, 12-0,” imbuh Menpora Erick usai laga. Ia menyampaikan apresiasi atas hasil yang diraih atlet Indonesia.
Meski demikian, Menpora Erick mengingatkan agar atlet tetap menjaga fokus. Ia menegaskan pentingnya konsistensi untuk meraih prestasi maksimal.
Menpora Erick juga menyoroti pertandingan yang dijalani Handayani. Menurutnya, laga tersebut berlangsung cukup menegangkan.
“Tapi Rizal harus tetap fokus jangan hanya unggul di satu gim ini lupa diri,” ujar Menpora Erick. Ia kemudian menyinggung jalannya pertandingan sektor putri.
“Yang menarik yang putri tadi, Yani (Handayani) melawan wakil tuan rumah di N 1,2,3 menang 5-0,” jelasnya. Ia menyebut Thailand sempat mencoba mengubah strategi permainan.
“Thailand merubah strategi melempar jauh, sempat deg-degan tapi alhamdulillah Thailand tidak berhasil dan hanya meraih 1 poin,” lanjut Menpora Erick. Ia menilai kedua atlet Indonesia menunjukkan performa yang sangat baik.
“Jadi, kedua atlet kita luar biasa, selamat,” tutup Menpora Erick. Ia berharap para atlet boccia Indonesia terus menjaga performa demi Merah Putih di ajang ASEAN Para Games 2025 Thailand.