Anthony Sinisuka Ginting harus angkat koper lebih awal dari Denmark Open 2025. (Dok. PBSI) TODAYNEWS.ID — Anthony Sinisuka Ginting memastikan langkah ke babak utama Indonesia Masters 2026. Ia harus memulai turnamen dari babak kualifikasi akibat performanya pada musim sebelumnya yang belum maksimal.
Pebulu tangkis tunggal putra itu tampil di Istora Gelora Bung Karno, Selasa (20/1/2026). Ginting menghadapi wakil Thailand, Kantaphon Wangcharoen, pada laga kualifikasi.
Juara Asia 2023 tersebut menang dua gim langsung. Ginting menutup pertandingan dengan skor 21-12 dan 21-7 dalam waktu 37 menit.
Kemenangan itu menjadi tiket pertamanya menuju babak utama Indonesia Masters 2026. Ginting mengaku bersyukur bisa kembali tampil di Istora pada awal musim ini.
“Pastinya pertandingan hari ini ya puji Tuhan bersyukur,” kata Ginting. Ia menyebut kesempatan bermain tersebut sebagai anugerah setelah sempat tidak masuk daftar awal peserta.
“Bisa main hari ini pun juga berkat dari Tuhan, karena memang dari list awal mula pertandingan Indonesia Masters, tadi kan belum masuk juga,” ujarnya. Ia mengaku baru mendapat kepastian tampil secara mendadak.
“Dan kemarin last minute sudah dikasih tahu buat main,” lanjut Ginting. Meski begitu, ia tetap menyiapkan diri sejak awal.
“Jadi memang dari awal, ya apa ya, ya main nggak main tetap persiapin ke Indonesia Masters,” ucapnya. Ia menyebut selalu siap karena tidak tahu akan mendapat kesempatan atau tidak.
Peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu mengawali Indonesia Masters 2026 dengan perasaan emosional. Ia menyebut tampil di Istora menjadi pembuka tahun yang penuh rasa syukur.
“Jadi memang, ya hari ini cukup, apa ya, memulai tahun 2026, main di Istora dengan hati yang bersyukur sih,” tuturnya.
Ginting masuk turnamen ini dengan status cadangan. Peringkat dunianya yang berada di posisi 76 membuatnya harus melalui jalur kualifikasi pada turnamen level Super 500 tersebut.
Pebulu tangkis berusia 29 tahun itu mengakui musim 2025 menjadi periode sulit dalam kariernya. Ia menyebut banyak ujian yang harus dihadapi sepanjang tahun lalu.
“Jadi memang melihat tahun 2025 memang juga enggak gampang buat saya,” kata Ginting. Ia mengaku mencoba merefleksikan perjalanan tersebut saat memasuki 2026.
“Dan ya, memang jalan yang harus ditempuh bisa dibilang mulai dari awal lagi,” ujarnya. Ia menilai kondisi mentalnya sudah siap untuk memulai kembali dari kualifikasi.
Meski harus bermain lebih awal, Ginting menyebut dirinya tidak mempermasalahkan situasi tersebut. Ia menganggapnya sebagai konsekuensi yang harus diterima.
“Tapi yang, ya itu sih sudah harus yang harga yang saya bayar,” kata Ginting. Ia mengaku merasa senang sekaligus terharu bisa kembali bertanding.
Ginting juga menegaskan tidak memasang target berlebihan pada turnamen ini. Ia memilih fokus menjalani pertandingan satu per satu.
“Target sih, ya enggak terlalu itulah,” ujarnya. Ia menekankan akan berusaha tampil maksimal setiap hari.
Ia mengaku sempat merasa tegang saat kembali bermain di Istora. Namun, kondisi tersebut berhasil diatasi saat sudah berada di lapangan.
“Cuma, ya puji Tuhan tadi masuk lapangan, di lapangan bisa ngatasi dengan baik sih,” ucap Ginting.