TODAYNEWS.ID — Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudi Setiawan, mendatangi rumah keluarga korban ledakan disposal amunisi di Desa Sagara, Cibalong, Garut. Ia hadir bersama Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman.
Kunjungan itu sebagai bentuk empati Polri dan TNI terhadap musibah yang menewaskan warga sipil. Rudi menegaskan bahwa negara tidak tinggal diam menghadapi tragedi ini.
“Ini bukan hanya musibah bagi keluarga, tetapi juga duka bagi kita semua,” ucap Irjen Rudi Setiawan pada Selasa (13/5/2025).
Ia mengaku prihatin atas insiden tersebut dan menyampaikan belasungkawa langsung.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Jabar menyerahkan santunan kepada keluarga korban. Santunan tersebut sebagai bentuk kepedulian institusi Polri terhadap penderitaan masyarakat.
Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang sedang berduka. Rudi menyatakan kehadiran aparat merupakan bukti nyata kehadiran negara.
“Polri bersama TNI dan pemerintah akan terus mendampingi dan membantu dalam proses pemulihan,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa sinergi antarlembaga menjadi kunci dalam penanganan krisis.
Rudi juga memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga di wilayah sekitar. Ia menyebut jajaran kepolisian telah siaga untuk mengantisipasi potensi gangguan.
Pihak kepolisian saat ini turut mendukung penuh proses investigasi yang masih berjalan. Semua pihak diminta bersabar menunggu hasil resmi penyelidikan.
Kunjungan Kapolda Jabar dan Pangdam III Siliwangi sekaligus menegaskan kuatnya koordinasi TNI dan Polri. Keduanya menekankan pentingnya kerja sama dalam merespons insiden serius seperti ini.
“Sinergitas kami akan terus berjalan demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ucap Rudi. Ia juga meminta masyarakat tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi,” lanjutnya.
62 Total Count