
TODAYNEWS.ID – Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berlangsung penuh suka cita di Grhadika Bhakti Praja.
Selain meneguhkan iman Kristiani, pada momen tersebut diluncurkan aplikasi Si Dia Baik milik Badan Amal Kasih Kristiani (Bankris), serta penyaluran bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH).
Salah satu penerima bantuan, Bambang Agus Suranto (83), mengaku bersyukur menerima bantuan stimulan perbaikan rumah sebesar Rp20 juta dari Pemprov Jateng.
Veteran pejuang kemerdekaan itu menyebut kondisi rumahnya di Tawangmangu, Karanganyar, sudah sangat memprihatinkan.
“Dinding dan atap rumah dari seng, hampir semuanya bekas. Semoga bantuan ini bermanfaat agar rumah kami layak ditinggali. Ini bentuk kepedulian bagi kami,” ujar Bambang.
Pada kesempatan tersebut, Bambang bersama warga Wonogiri, Filipus Sutarno, menerima bantuan secara simbolis dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, didampingi Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, dan Sekda Jateng Sumarno.
Acara juga dihadiri Uskup Agung Semarang Mgr Robertus Rubiyatmoko, Ketua PGI Wilayah Jawa Tengah Pendeta Yosua Wardaya, serta umat Kristiani se-Jawa Tengah, yang mengikuti secara luring dan daring.
Dalam sambutannya, Ahmad Luthfi menyampaikan tema Natal 2025, “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, relevan dengan kehidupan berbangsa. Menurutnya, keluarga merupakan embrio terbentuknya sebuah negara.
“Dari keluarga yang kuat akan lahir fondasi provinsi yang kokoh,” ujarnya.
Luthfi juga mengapresiasi keberadaan Bankris sebagai badan amal Paguyuban ASN Kristiani, di lingkup Pemprov Jateng.
“Kalau di Islam ada Baznas, di sini ada Bankris. Inilah wujud toleransi dan kepedulian, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bagi masyarakat,” katanya.
Bankris bertujuan mengelola persembahan ASN Kristiani secara transparan, cepat, dan tepat. Hingga kini, dana yang terhimpun mencapai Rp590 juta. Untuk mendukung pengelolaan tersebut, Bankris meluncurkan aplikasi digital Sistem Informasi Badan Amal Kasih Kristiani (Si Dia Baik).
Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen turut mengapresiasi langkah umat Kristiani di Pemprov Jateng tersebut. Menurutnya, inisiatif itu merupakan wujud empati dalam membangun daerah.
“Saya senang jika nanti tiap agama juga memiliki aplikasi serupa. Tujuannya untuk memperkuat empati dan kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Ketua Panitia Natal 2025 Pemprov Jateng, Hanung Triyono menambahkan, selain puncak perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, pihaknya telah menggelar berbagai kegiatan sosial. Di antaranya kunjungan ke 12 gereja Kristen dan Katholik, bakti sosial ke tiga panti sosial, donor darah yang diikuti ratusan peserta, serta pemeriksaan kesehatan gratis.
Tak hanya itu, ASN Kristiani Jawa Tengah juga menggalang solidaritas bantuan bagi korban bencana alam di Sumatera. Dana yang berhasil dihimpun mencapai lebih dari Rp75 juta.
“Bantuan dan doa ini menjadi tanda, bahwa di tengah penderitaan saudara-saudari kita, kehadiran Allah diwartakan melalui kepedulian dan kebersamaan,” pungkas Hanung.