Sebuah peta yang menampilkan Greenland. Foto: istockphoto-Getty ImagesTODAYNEWS.ID – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah memerintahkan para komandan senior militer negara itu untuk menyusun rencana invasi potensial ke Greenland sebagai langkah untuk meruntuhkan total NATO.
Menurut laporan dari berbagai sumber, mengutip Senin (12/1/2025), Presiden AS sudah berupaya sejak lama untuk menguasai Greenland, yang masuk le dalam wilayah otonom di bawah kedaulatan Denmark.
Sebelumnya, pada pernyataan hari Sabtu (10/1), Trump menyatakan bahwa AS akan mengakuisisi Greenland, “suka atau tidak suka,” dan memperingatkan bahwa ia akan melakukan ini “dengan cara yang sulit” jika perlu.
Trump beralasan bahwa faktor keamanan dan kebutuhan menjadi kekhawatiran utama untuk melawan dan mengakhiri pengaruh Rusia dan China di Arktik.
Atas sikap Presiden AS ini, beberapa negara anggota NATO Eropa, yang telah mendukung Denmark juga tak menyembunyikan perselisihannya dengan Trump.
Seperti dilaporkan Bloomberg dan The Telegraph pada akhir pekan lalu, bahwa Inggris dan Jerman sedang menyusun rencana yang bertujuan untuk mencegah Trump merebut Greenland.
Berlin dan London berupaya meningkatkan kehadiran NATO di kawasan tersebut untuk melemahkan argumen keamanan Trump.
Para pejabat Inggris juga dilaporkan telah bertemu dengan pihak Jerman dan Prancis dalam beberapa hari terakhir untuk menyusun rencana misi NATO yang mungkin dilakukan di Greenland.
Sementara itu, menurut Daily Mail, Trump meminta Komando Operasi Khusus Gabungan untuk menyiapkan rencana invasi, tetapi Kepala Staf Gabungan menolak dengan alasan bahwa langkah tersebut ilegal dan tidak mendapat dukungan kongres.
Sebuah sumber seperti diberitakan Rusia Today, mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa para jenderal senior AS, “telah mencoba mengalihkan perhatian Trump dengan membicarakan langkah-langkah yang kurang kontroversial,” seperti melakukan “serangan terhadap Iran.”
Salah satu sumber diplomatik memperingatkan bahwa invasi tersebut dapat menyebabkan, “kehancuran NATO dari dalam dan pejabat Eropa mencurigai ini adalah tujuan sebenarnya dari faksi MAGA garis keras di sekitar Trump untuk menduduki Greenland dengan memaksa Eropa meninggalkan NATO. Jika Trump ingin mengakhiri NATO, ini mungkin cara yang paling mudah untuk melakukannya.”