Ketua Kehakiman Iran, Gholam Hossein Mohseni Ejei. Foto: Iran Press TODAYNEWS.ID – Ketua Kehakiman Iran, Gholam Hossein Mohseni Ejei, menyoroti kekalahan Amerika Serikat (AS) dan rezim Zionis Israel dalam kampanye militer mereka melawan Iran.
Ejei mengatakan bahwa presiden AS Donald Trump sangat bodoh karena telah meminta negara-negara lain untuk mengerahkan kapal-kapal militer ke Selat Hormuz.
“Presiden AS yang bodoh dan jahat itu memohon kepada negara-negara lain untuk mengirimkan pasukan militer dan kapal perang ke Selat Hormuz,” kata Ejei, melansir kantor berita Tasnim, pada Rabu (18/3/2025).
Dalam komentarnya pada pertemuan dengan anggota Dewan Kehakiman Tertinggi, dia menyatakan bahwa negaranya telah mempertahankan stabilitas dan efisiensinya meskipun dalam kondisi perang.
“Tidak ada gangguan atau penghentian terhadap pemerintahan Republik Islam, karena pemerintah telah menjaga stabilitasnya dan menangani urusan negara tanpa gangguan”, tambahnya.
Hakim Tertinggi Iran itu menekankan bahwa citra kekuatan Amerika telah hancur setelah perang agresi terhadap Iran.
Menurutnya klaim Amerika sebagai negara adidasya yang memiliki kekuatan militer super, kini dihantui rasa frustrasi menghadapi kekuatan militer dan keyakinan yang kuat dari para pejuang Muslim , kata kepala lembaga peradilan.
Ia mencatat bahwa musuh telah mengalami kerusakan parah selama perang yang sedang berlangsung dan keberadaannya yang mengancam kini berada di ambang kehancuran.