x

Tinjau Posko SAR Pencarian Pesawat ATR 42-500, Menhub Pastikan Informasi Terus Diupdate

waktu baca 2 menit
Senin, 19 Jan 2026 12:50 23 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, mengunjungi posko SAR pencarian pesawat ATR 42-500 di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Senin (19/1/2025).

Selain Menhub, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii juga turut meninjau posko tersebut.

Keduanya terpantau langsung menuju tenda Basarnas dan memeriksa perkembangan operasi SAR dan memberikan arahan ke tim SAR gabungan serta menggelar pertemuan tertutup yang diikuti Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau.

Sebelumnya, Menhub Dudy menegaskan proses pencarian korban pesawat ATR 42-500 masih terus dilakukan secara intensif. Pencarian dilakukan terkoordinasi baik dengan seluruh pihak berwenang.

“Kami pastikan akan memberikan pendampingan, dukungan informasi, dan layanan yang dibutuhkan,” ujar Menhub Dudy dalam keterangannya.

Menurut Menhub, sejak laporan hilang kontak diterima, pemerintah telah langsung mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia dengan melibatkan Basarnas sebagai koordinator pencarian dan pertolongan, didukung oleh TNI, Polri, AirNav Indonesia, BMKG, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.

Saat ini, tim SAR gabungan telah menemukan serpihan dan badan pesawat ATR 42-500 dalam rangkaian operasi pencarian.

“Seluruh temuan saat ini sedang diverifikasi secara menyeluruh oleh otoritas berwenang,” terang Menhub.

Sementara itu, Kepala Basarnas Mohammad Syafii, mengatakan bahwa proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan jalur udara dan darat, namun tergantung pada situasi operasional di lokasi kejadian.

“Helikopter Caracal akan mencoba mendarat di puncak untuk melakukan evakuasi menggunakan metode hoist. Apabila kondisi tidak memungkinkan dengan jalur udara, maka evakuasi akan dilakukan melalui jalur darat oleh tim SAR gabungan,” kata Syafii dalam keterangannya.

Basarnas kata Syafii, akan melakukan pengangkatan sejumlah bagian pesawat guna mempercepat proses investigasi kecelakaan udara oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

“Evakuasi dilakukan tidak hanya terhadap penumpang, tetapi juga terhadap body part pesawat yang diperlukan untuk kepentingan investigasi oleh KNKT,” ujarnya.

Sedangkan, Kasi Ops Basarnas Makassar Andi Sultan, mengatakan tim SAR gabungan akan memperluas operasi pencarian pada hari ini.

“Saat ini teman-teman 34 orang tim SAR gabungan ini sudah ke lokasi. Memang ada butuh waktu lama untuk bisa sampai ke tempat lokasi tersebut,” katanya.

“Tetapi mudah-mudahan siang ini juga hujan ini sudah bisa reda, jadi aktivitas dalam pelaksanaan operasi ini bisa berjalan dengan lancar,” tambahnya.

Sebelumnya, jasad salahsatu korban penumpang pesawat ATR 42-500 ditemukan tim SAR pada Minggu (18/1) dan telah berhasil dievakuasi dari ketinggian 1.210 mdpl atau berjarak 200 meter dari tebing Gunung Bulusaraung. Namun identitas korban belum bisa dipastikan.

“Telah ditemukan satu korban dengan jenis kelamin laki-laki (meninggal dunia),” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar Muhammad Arif Anwar dalam keterangannya, Minggu (18/1).

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

5 hours ago
18 hours ago
23 hours ago
1 day ago

LAINNYA
x
x