Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran, Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaghari. TODAYNEWS.ID – Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran kembali mengeluarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS) dan sekutunya Israel.
Melalui Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran, Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaghari, menegaskan bahwa setiap serangan yang mengarah terhadap infrastruktur energi Iran, maka akan dibalas dengan penghancuran semua fasilitas energi musuh di seluruh kawasan.
Pernyataan tersebut dikeluarkan pada hari Sabtu (14/3/2026) guna menanggapi ancaman yang dibuat oleh Presiden AS Donald Trump terkait serangan terhadap sektor energi Iran.
“Seperti yang telah diperingatkan sebelumnya, semua fasilitas minyak, ekonomi, dan energi milik perusahaan yang berafiliasi dengan Amerika atau yang bekerja sama dengan mereka di seluruh wilayah ini akan hancur total dan menjadi abu jika Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap infrastruktur minyak, ekonomi, atau energi kami,” tegasnya.
Dalam pernyataan sebelumnya, Zolfaghari juga telah mengingatkan hal yang sama sekaligus mendesak negara-negara Islam di kawasan untuk memperingatkan AS dan rezim Zionis Israel agar tidak menyerang infrastruktur bahan bakar dan energi Iran.
“Jika tidak, langkah-langkah serupa akan dilakukan di seluruh kawasan,” katanya.
Seperti diketahui, sejak agresi AS-Israel ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu, membunuh pemimpin tertinggi Ayatullah Sayyid Ali Khamenei serta sejumlah pejabat hingga masyarakat sipil tak berdosa.
Iran mulai dengan cepat membalas agresi kriminal tersebut dengan melancarkan serangan rudal dan pesawat tak berawak ke wilayah yang diduduki Israel serta pangkalan-pangkalan AS di negara-negara regional.
Iran telah berulang kali menekankan bahwa mereka hanya menargetkan posisi dan pangkalan Amerika di kawasan tersebut dan tidak mencari konflik dengan negara-negara Arab.