x

Surat Kabar Israel Akui Bahwa Iran Pemenang Perang

waktu baca 3 menit
Kamis, 9 Apr 2026 11:05 18 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Perang antara Republik Islam Iran versus Amerika Serikat (AS)-Israel yang dimulai sejak 28 Februari 2026 lalu telah berakhir dengan “kemenangan telak bagi Iran”.

Baik Amerika maupun Israel, keduanya sama-sama mengakui “penyerahan strategis” dan mundur dari medan perang, demikian pengakuan surat kabar Maariv Israel seperti dilansir dari kantor berita Presstv, Rabu (8/4/2026).

Sebagaimana diberitakan, AS dan Iran akhirnya menyepakati gencatan senjata yang diumumkan pada hari Rabu.

Kesepakatan ini terjadi setelah Washington menunda serangan lanjutan selama dua pekan dan bersedia membuka perundingan baru untuk menyetujui 10 tuntutan yang diajukan Teheran.

Lebih lanjut, laporan media berbahasa Ibrani itu juga menyatakan meskipun AS-Israel telah berhasil membunuh Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, namun struktur politik Iran tetap utuh dan program nuklirnya tetap terjaga, serta kendali atas Selat Hormuz secara efektif berada di tangan Teheran.

Bahkan, generasi baru pemimpin yang lebih muda dan lebih revolusioner telah naik ke tampuk kekuasaan.

Maariv memandang bahwa meski gencatan senjata ini bersifat sementara, negosiasi antara Teheran dan Washington yang akan dimulai akhir pekan ini memungkinkan besar akan menjadikan Iran sebagai poros perlawanan pemenang utama perang.

Laporan tersebut menggarisbawahi “kekalahan besar” pasukan AS dan Israel, yang akan membawa konsekuensi jangka panjang, khususnya di Lebanon, dan akan memperkuat posisi regional Iran di Teluk Persia selama bertahun-tahun mendatang.

Surat kabar Israel itu juga menekankan bahwa Iran telah memaksakan kesepakatan yang sebagian besar merupakan rancangannya sendiri kepada AS, dan menolak proposal Washington.

Sepanjang perang, Iran terus menargetkan aset Israel dan Amerika di Palestina yang diduduki dan pangkalan militer AS di Teluk Persia, mempertahankan ketahanannya bahkan setelah 41 hari pertempuran.

Maariv menyatakan bahwa penerimaan Teheran terhadap perjanjian gencatan senjata menunjukkan tanda-tanda “penyerahan diri” yang jelas dari pihak-pihak Barat yang terlibat.

Bahkan dalam laporan tersebut menyatakan bahwa Iran belum dipaksa untuk melepaskan satu pun dari 450 kilogram uranium yang telah diperkaya, dan setiap diskusi tentang pengayaan uranium lebih lanjut akan diserahkan kepada negosiasi di masa mendatang.

Lebih jauh, kemampuan rudal Iran juga menjadi poin utama dalam laporan tersebut, dengan Teheran menunjukkan tidak ada niat untuk membatasi atau menghentikan program rudal balistiknya.

Selain itu, Selat Hormuz ditegaskan kembali sebagai aset strategis utama bagi Iran, di mana negara itu sekarang dapat mengenakan biaya pada kapal yang melewatinya.

Maariv juga mengakui bahwa kekalahan AS-Israel berdampak besar bagi Hizbullah di Lebanon, yang akan membuat kelompok tersebut muncul dengan kekuatan yang lebih kuat di masa depan, karena rezim Israel telah gagal mencapai tujuannya untuk melucuti senjata kelompok perlawanan tersebut.

Sedangkan pada sisi internal Israel, laporan tersebut menyoroti guncangan di dalam permukiman dengan bandara-bandara yang ditutup, ribuan roket ditembakkan dari Iran, Yaman, dan Lebanon, serta kerusakan signifikan di lapangan.

Ratusan orang dilaporkan menjadi korban jiwa, bersamaan dengan kerusakan infrastruktur yang cukup besar.

Menurut mantan kepala militer Israel, Gabi Ashkenazi, “Iran melepaskan tembakan terakhir,” menambahkan bahwa setelah 41 hari pertempuran, Iran telah mempertahankan kekuatan senjatanya dan tetap teguh.

“Perang ini hanya memiliki satu pemenang dan Selat Hormuz menjadi sumber kekayaan tanpa batas bagi Iran,” tambahnya.

Maariv juga mengatakan bahwa Iran telah muncul sebagai pemenang perang yang jelas, kini mengendalikan Selat Hormuz seperti “mesin uang,” menghasilkan pendapatan besar dari kapal-kapal yang melewati jalur air vital tersebut.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 hours ago
4 hours ago
24 hours ago
1 day ago
1 day ago
2 days ago

LAINNYA
x
x