x

Status Peringatan Tsunami Dicabut, Kondisi Maluku Utara Mulai Pulih

waktu baca 2 menit
Kamis, 2 Apr 2026 14:03 27 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Situasi di wilayah Maluku Utara perlahan kembali tenang setelah peringatan tsunami yang sempat dikeluarkan pascagempa besar akhirnya dihentikan oleh otoritas terkait. Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat mulai berjalan lagi, meski dilakukan secara bertahap.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyampaikan rasa lega atas berakhirnya status tersebut. Ia juga mengajak warga untuk kembali menjalani kegiatan sehari-hari dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan.

“Puji syukur, berdasarkan informasi resmi, peringatan tsunami telah berakhir. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk kembali beraktivitas secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan,” ujar Sherly.

Keputusan penghentian peringatan ini dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika setelah melakukan pemantauan intensif serta analisis data terbaru terkait gempa yang terjadi.

Gempa berkekuatan besar tersebut berpusat di laut dekat wilayah Sulawesi Utara, dengan getaran yang terasa hingga beberapa daerah di Maluku Utara seperti Ternate, Tidore Kepulauan, hingga Halmahera Barat. Kondisi ini sempat memicu kepanikan, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan pesisir.

Saat kejadian berlangsung, banyak warga langsung bergerak menuju tempat yang lebih tinggi guna menghindari potensi bahaya. Pemerintah daerah bersama aparat pun sigap dengan mengaktifkan langkah darurat, termasuk penyebaran informasi serta pengamanan jalur evakuasi.

Setelah dilakukan evaluasi menyeluruh, BMKG memastikan ancaman tsunami telah mereda dan tidak lagi membahayakan. Warga yang sebelumnya mengungsi kini diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing.

Meski demikian, masyarakat tetap diminta untuk tidak lengah karena kemungkinan gempa susulan masih bisa terjadi. Oleh karena itu, kewaspadaan tetap menjadi hal penting, khususnya bagi warga yang tinggal di wilayah rawan bencana.

Sherly juga memberikan apresiasi kepada warga yang dinilai cepat tanggap dan disiplin selama situasi darurat berlangsung. Menurutnya, sikap tersebut berperan besar dalam menekan risiko yang lebih buruk.

“Ketenangan dan kedisiplinan masyarakat dalam mengikuti arahan adalah kunci. Tetap waspada, terus pantau informasi resmi, dan saling menjaga satu sama lain,” tambahnya.

Saat ini, pemerintah daerah masih terus melakukan pendataan dampak gempa serta memastikan kondisi warga terdampak. Beberapa laporan awal menyebutkan adanya kerusakan bangunan di sejumlah titik, namun belum ada informasi resmi terkait korban jiwa.

Di sisi lain, berbagai upaya juga terus dilakukan untuk menjaga layanan dasar tetap berjalan normal. Mulai dari listrik, komunikasi, hingga distribusi logistik dipastikan tetap tersedia agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 hours ago
23 hours ago
1 day ago
1 day ago
1 day ago
2 days ago

LAINNYA
x
x