x

Soroti Kebijakan dan Dugaan Pelanggaran, DPR AS Usulkan Pemakzulan Presiden Trump

waktu baca 2 menit
Rabu, 8 Apr 2026 12:07 26 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Sejumlah anggota DPR Amerika Serikat dari Partai Demokrat resmi mengajukan usulan pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump. Langkah ini diambil karena mereka menilai Trump telah melakukan berbagai pelanggaran serius selama menjabat.

Dalam naskah rancangan resolusi yang diajukan, dijelaskan bahwa pemakzulan tersebut didasarkan pada dugaan pelanggaran tingkat tinggi. Dokumen itu menjadi dasar awal untuk mendorong proses politik lebih lanjut di Kongres.

“Resolusi … memakzulkan Donald J. Trump, Presiden Amerika Serikat, atas tuduhan pelanggaran tingkat tinggi,” menurut naskah rancangan resolusi pemakzulan Trump.

Para pengusul juga menuding Trump terlibat dalam sejumlah tindakan kontroversial. Tuduhan tersebut mencakup kebijakan luar negeri yang dinilai agresif, mulai dari memulai konflik hingga dugaan kejahatan perang serta pembajakan kapal di laut lepas.

“Trump, secara inkonstitusional, melancarkan perang baik sebagai pihak berperang atau pihak pendukung terhadap Iran, Yaman, Lebanon, Suriah, Nigeria, dan Gaza,” kata dokumen itu.

Selain itu, mereka turut menyoroti ancaman Trump untuk melakukan serangan militer ke berbagai negara dan wilayah, seperti Panama, Kolombia, Kuba, hingga Greenland. Isu ini semakin memperkuat alasan pemakzulan yang diajukan oleh pihak Demokrat.

“Dalam semua langkah tersebut, Presiden Trump telah bertindak tanpa persetujuan Kongres AS yang secara konstitusional diperlukan,” kata naskah usulan pemakzulan.

Tak hanya berkutat pada kebijakan luar negeri, anggota DPR dari Partai Demokrat juga menuding adanya pelanggaran di dalam negeri. Trump disebut melakukan militerisasi dalam penegakan hukum, serta mengizinkan penangkapan dan deportasi berantai yang dinilai inkonstitusional.

Lebih jauh, Trump juga dituduh melakukan tindakan balas dendam terhadap pihak-pihak yang menyampaikan pendapat atau berkumpul secara damai, yang sebenarnya dilindungi oleh konstitusi. Selain itu, ia juga dinilai telah merusak supremasi hukum melalui berbagai kebijakan yang kontroversial.

Usulan ini menambah panjang dinamika politik di Amerika Serikat. Di sisi lain, langkah tersebut membuka kemungkinan proses panjang di Kongres yang akan menentukan arah masa depan kepemimpinan Trump.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

3 hours ago
7 hours ago
16 hours ago
1 day ago
1 day ago
1 day ago

LAINNYA
x
x