x

Sekda Kota Bandung: Insenerator Pengolahan Sampah Cara Paling Cepat dan Efektif

waktu baca 3 menit
Kamis, 1 Jan 2026 21:00 1 Asep Awaludin

TODAYNEWS.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain menilai insenerstor salah satu solusi pengolahan sampah paling cepat dan efektif untuk mengurangi timbunan sampah di Kota Bandung saat ini.

Hal tersebut disampaikannya saat melakukan monitoring Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Rumah Deret Taman Sari, Kecamatan Bandung Wetan dan TPS Kecamatan Batununggal, Kelurahan Kacapiring, belum lama ini.

“Kalau kita lihat secara umum, pengolahan sampah ini memang menjadi cara paling cepat dan paling efektif untuk saat ini,” ujar Zul sapaan Akrabnya.

Ia mencontohkan kondisi TPS di Kelurahan Kacapiring yang mengalami perubahan signifikan setelah adanya pengolahan sampah.

“Dari yang tadinya TPS itu kelihatannya tidak tertata dan sampah menumpuk, sekarang dengan adanya pengolahan sampah jadi lebih tertib dan rapi,” katanya.

Zul mengungkapkan, Kelurahan Kacapiring saat ini bahkan sudah tidak memerlukan pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sampah di wilayah tersebut telah diolah secara mandiri.

“Tadi juga dilaporkan bahwa Kelurahan Kacapiring sudah tidak perlu lagi mengirim sampah ke TPA. Artinya, sampahnya sudah bisa diolah sendiri dengan mesin pengolahan yang ada,” jelasnya.

Selain melayani wilayah Kacapiring, fasilitas pengolahan sampah tersebut juga melayani wilayah lain seperti Kelurahan Samoja. Dengan kapasitas yang ada, cukup banyak jenis sampah yang dapat diproses.

“Kalau memungkinkan, ke depan kita akan upayakan penambahan kapasitas pengolahan di sana,” ucapnya.

Sementara itu, untuk TPS Rumah Deret Tamansari, Zul menilai kapasitas pengolahan sampah masih sangat terbatas. Saat ini, kemampuan mesin pengolahan di lokasi tersebut maksimal sekitar 1 ton per hari.

“Dari sisi pengolahan memang sangat terbatas. Selain itu, ada beberapa kendala teknis sehingga pengolahannya belum maksimal,” tuturnya.

Pemkot Bandung, lanjut Iskandar, akan berupaya mengoptimalkan fungsi TPS Taman Sari. Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penambahan mesin pengolahan sampah, mengingat volume sampah yang dihasilkan masyarakat di wilayah tersebut cukup besar.

“Kita akan upayakan agar bisa difungsikan secara maksimal. Kalau memungkinkan, tentu akan ditambah mesin pengolahan lagi di sini,” katanya.

Terkait rencana penambahan mesin pengolahan sampah, ia menyebutkan Pemkot Bandung telah merencanakan pengadaan lebih dari 20 unit mesin pada tahun anggaran mendatang.

“Kemarin dari anggaran sudah direncanakan sekitar lebih dari 20 mesin pengolahan. Nanti kita lihat mana yang paling cocok, karena teknologinya bermacam-macam, ada RDF, komposter, dan lainnya,” jelasnya.

Ia menegaskan, penambahan mesin pengolahan ini ditujukan untuk menekan timbulan sampah harian Kota Bandung yang mencapai sekitar 1.500 ton per hari.

“Intinya, dalam waktu cepat kita ingin tonase sampah yang dihasilkan setiap hari bisa berkurang signifikan,” tegasnya.

Menurut Iskandar, mengandalkan pengangkutan sampah ke TPA saja tidak lagi memungkinkan karena adanya pembatasan kapasitas.

“Kalau hanya mengandalkan pengangkutan ke TPA Sarimukti saja, itu juga sudah dibatasi. Jadi tidak bisa mengejar produksi sampah kota kita dengan kapasitas yang diperbolehkan ke sana,” pungkasnya. ***

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

5 hours ago
6 hours ago
15 hours ago
24 hours ago

LAINNYA
x
x