x

Produksi Pertanian dan Peternakan di Rembang Alami Peningkatan pada 2025

waktu baca 3 menit
Minggu, 11 Jan 2026 23:32 1 Yunita

TODAYNEWS.ID – Sektor pertanian dan peternakan di Kabupaten Rembang mencatatkan kinerja yang positif pada 2025.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang Agus Iwan.

Menurutnya, berdasarkan rekapitulasi data produksi berbagai komoditas strategis, total produksi pada 2025 mengalami peningkatan sebesar 6,84 persen dibandingkan 2024.

Ia menyampaikan, peningkatan tersebut tercermin dari akumulasi produksi sejumlah komoditas tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, serta peternakan. Total produksi pada 2025 tercatat mencapai 8,57 juta, meningkat dari tahun sebelumnya yang berada di angka 8,03 juta.

Kenaikan ini menunjukkan keberlanjutan upaya penguatan sektor pertanian, sebagai penopang perekonomian daerah.

Pada komoditas tanaman pangan, lanjutnya, produksi padi mengalami peningkatan signifikan dari 199.331 ton pada 2024 menjadi 295.825 ton pada 2025. Jagung juga menunjukkan tren positif dengan produksi naik dari 188.176 ton menjadi 191.432 ton.

Dari sisi produktivitas, padi tercatat sebesar 6,6 ton per hektare, sementara jagung mencapai 7,6 ton per hektare.

“Rembang mencatatkan kenaikan yang signifikan. Produksi tahun 2025 meningkat 50 persen lebih (produksi padi) dari pada tahun 2024, dan kita surplus hampir untuk 30 bulan produksi beras kita,” tuturnya.

Untuk komoditas hortikultura, imbuhnya, turut mencatatkan kinerja baik. Produksi bawang merah meningkat dari 9.815 kuintal menjadi 11.139,60 kuintal, disertai kenaikan produktivitas dari 90,46 kuintal per hektare menjadi 94,4 kuintal per hektare.

Produksi cabai keriting dan cabai rawit masing-masing naik menjadi 8.868,91 kuintal dan 14.828 kuintal pada 2025, dengan produktivitas yang juga mengalami peningkatan.

Sementara di sektor perkebunan, Agus menyebut, produksi tebu kristal tercatat sebesar 32.757 ton dan tebu tumbu sebesar 12.170 ton pada 2025. Meski terjadi sedikit penurunan produksi dibandingkan tahun sebelumnya, tingkat produktivitas kedua komoditas tersebut relatif stabil. Produksi tembakau juga terjaga dengan capaian 15.448 ton pada 2025.

Agus menyampaikan, peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Rembang pada 2025 ditopang oleh sejumlah faktor strategis yang saling berkaitan. Ketersediaan sarana produksi hingga dukungan kondisi alam menjadi elemen penting, yang mendorong semangat petani dalam mengelola lahan pertanian secara optimal.

“Salah satu faktor yang kami yakini sangat menunjang peningkatan produksi, adalah tersedianya pupuk dalam jumlah cukup dengan harga yang terjangkau. Selain itu, harga hasil panen juga relatif baik, sehingga petani semakin antusias untuk melakukan penanaman,” ungkapnya.

Dikatakannya, dukungan terhadap sektor pertanian tidak hanya berhenti pada aspek input produksi, tetapi juga diperkuat melalui penyediaan infrastruktur pendukung. Berbagai upaya dilakukan pemerintah daerah, mulai dari kegiatan irigasi perpompaan (irpom), perbaikan jaringan irigasi, hingga pemberian bantuan sumur pertanian di sejumlah wilayah.

“Di samping itu, secara kondisi cuaca, tahun 2025 di Kabupaten Rembang juga relatif menjanjikan bagi sektor pertanian,” tambahnya.

Sedangkan subsektor peternakan, lanjut Agus, menunjukkan tren pertumbuhan populasi. Populasi sapi meningkat dari 108.110 ekor menjadi 110.285 ekor, kambing dari 81.330 ekor menjadi 83.293 ekor, serta domba dari 12.860 ekor menjadi 13.266 ekor. Populasi ayam ras pedaging naik signifikan menjadi 7,17 juta ekor, sedangkan ayam buras mencapai 375.865 ekor.

Agus menambahkan, menjaga stabilitas produksi pertanian menjadi perhatian penting Pemerintah Kabupaten Rembang ke depan. Upaya tersebut dilakukan agar capaian produksi yang telah diraih tidak mengalami fluktuasi yang terlalu tajam, sehingga ketahanan dan swasembada pangan daerah tetap terjaga secara berkelanjutan.

“Untuk tugas kami ke depan adalah menjaga, agar produksi ini tidak mengalami naik turun yang terlalu tinggi dibandingkan capaian tahun 2025, sehingga swasembada pangan tetap dapat terjaga,” pungkasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

4 hours ago
4 hours ago
1 day ago
1 day ago

LAINNYA
x
x