x

Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros, Ternyata Disewa KKP

waktu baca 2 menit
Sabtu, 17 Jan 2026 19:18 54 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Pesawat ATR 42-500 (sebelumnya ditulis 400) milik Indonesia Air Transport (IAT) yang dilaporkan hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 13.17 WITA, ternyata disewa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Informasi tersebut diketahui, setelah salah satu blog berita penerbangan di akun X @aviatren menyebut bahwa pesawat tersebut merupakan pesawat ATR-42-500 yang disewa untuk keperluan KKP.

“Pesawat ATR 42-500 Indonesia Air Transport yang beroperasi untuk Kementerian KKP, dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1) siang,” tulisnya dalam akun tersebut.

Kabar itu juga dibenarkan oleh Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) , Soerjanto Tjahjono yang menyebut seluruh personel yang berada di dalam manifes penerbangan terdiri atas kru pesawat dan penumpang dari pihak penyewa atau pihak KKP.

“Mereka yang berada di dalam pesawat adalah kru dan penumpang dari pihak yang menyewa pesawat tersebut,” kata Soerjanto dalam keterangannya.

Pesawat dengan registrasi PK-THT itu diketahui terbang dari Yogyakarta menuju Makassar dengan membawa 11 orang, yang terdiri atas 8 kru dan 3 penumpang.

Hingga kini, keberadaan pesawat serta kondisi seluruh penumpang dan kru masih belum dapat dipastikan.

Sementara itu, Kepala Bidang Operasi SAR Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan tiga tim operasi pencarian dengan 25 personel untuk mencari keberadaan atau jejak pesawat tersebut.

“Saat ini, kami telah menuju ke lokasi setelah diberikan titik koordinasi dari AirNav, di sekitaran Leang-leang, Kabupaten Maros. Total ada tiga tim yang bergerak, jumlah personel kurang lebih 25 orang,” kata Andi Sultan.

Adapun Tim SAR yang diberangkatkan dari Kantor SAR (Kansar) Makassar diperlengkapi dengan membawa sejumlah peralatan pendukung, di antaranya satu unit mobil truk personel, satu unit mobil rescue, serta satu unit drone untuk membantu pemantauan dari udara.

Berdasarkan informasi AirNav Indonesia pesawat tujuan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dari Yogyakarta, dilaporkan posisi terakhir pesawat diperkirakan berada di kawasan Leang-leang, Kabupaten Maros, dengan koordinat 04°57’08” LS dan 119°42’54” BT.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

7 hours ago
10 hours ago
10 hours ago
23 hours ago

LAINNYA
x
x