x

Perjanjian Dagang Indonesia-AS Saling Menguntungkan

waktu baca 2 menit
Sabtu, 28 Feb 2026 11:00 25 Akbar Budi

TODAYNEWS.ID – Anggota Komisi XI DPR RI, Muhidin Mohamad Said menilai perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat yang baru-baru ini disepakati pemerintah berpotensi memberikan keuntungan nyata bagi perekonomian nasional, khususnya dalam memperluas ekspor dan menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Menurut Muhidin, kebijakan penyesuaian tarif dalam perjanjian tersebut perlu dilihat secara menyeluruh, baik dari sisi ekspor maupun impor.

Ia menegaskan bahwa langkah pemerintah dalam menegosiasikan tarif dagang harus bermuara pada satu tujuan utama, yakni memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“Yang jelas, kebijakan ini pasti menguntungkan kita. Ada barang-barang yang bisa kita ekspor dan berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja, terutama sektor alas kaki yang selama ini menjadi salah satu ekspor terbesar dan melibatkan banyak UMKM,” ujar Muhidin dalam keterangannya, Sabtu (28/2/2026).

Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini menjelaskan bahwa sektor alas kaki merupakan contoh konkret manfaat perjanjian dagang tersebut.

Dengan tarif yang lebih kompetitif, produk alas kaki Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke pasar Amerika Serikat dibandingkan produk dari negara lain yang dikenakan tarif lebih tinggi.

“Kalau negara lain dikenakan tarif lebih besar, tentu mereka akan lebih memilih produk dari Indonesia. Ini peluang besar bagi industri kita, khususnya UMKM yang menyerap banyak tenaga kerja,” katanya.

Ia menilai bahwa peningkatan ekspor alas kaki tidak hanya berdampak pada devisa negara, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap penguatan ekonomi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja baru.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
1 day ago
2 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x