x

Pemerintah Diminta Siapkan Skema Mitigasi Darurat Energi, Khususnya pada Pasokan LPG

waktu baca 2 menit
Jumat, 10 Apr 2026 21:30 19 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Anggota Komisi XII DPR RI Junaidi Auly, menyoroti kondisi pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) nasional di tengah dinamika geopolitik global, khususnya konflik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu rantai pasok energi.

Meski pemerintah menyatakan cadangan LPG nasional dalam kondisi aman dengan kapasitas di atas 10 hari, Junaidi mengingatkan bahwa kewaspadaan tetap harus ditingkatkan, mengingat ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG.

“Kita mengapresiasi langkah pemerintah dalam menjaga cadangan LPG tetap aman. Namun, kita tidak boleh lengah. Ketergantungan impor yang tinggi membuat kita sangat rentan terhadap gejolak global,” ujar Junaidi, pada Jumat (10/4/2026).

Junaidi juga menyoroti peningkatan konsumsi LPG nasional yang kini mencapai sekitar 26.000 metrik ton per hari, serta peningkatan porsi impor hingga lebih dari 80 persen.

Kondisi ini, menurutnya, harus menjadi perhatian serius pemerintah dalam menyusun strategi ketahanan energi jangka panjang.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa kita belum mandiri dalam energi, khususnya LPG. Pemerintah harus mempercepat upaya peningkatan produksi dalam negeri dan diversifikasi sumber energi,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Junaidi mendorong pemerintah untuk memastikan skema mitigasi darurat energi yang telah disiapkan benar-benar berjalan efektif, termasuk transmisi sumber impor dari negara-negara yang tidak menimbulkan konflik serta optimalisasi kilang dalam negeri.

“Langkah diversifikasi impor dan optimalisasi kilang harus dipastikan berjalan maksimal, bukan sekadar rencana. Kita tidak ingin menghadapi situasi di mana pasokan terganggu karena ketidaksiapan,” pungkasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

4 hours ago
8 hours ago
13 hours ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago

LAINNYA
x
x