Direksi PDAM Tirta Moedal Semarang. Foto: Yunita/todaynews.id TODAYNEWS.ID – PDAM Tirta Moedal Kota Semarang berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan air minum kepada pelanggan.
Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Ady Setiawan mengatakan salah satu bentuk kepedulian kepada pelanggan adalah dengan meningkatkan kecepatan dalam menanggapi keluhan pelanggan melalui Unit Reaksi Cepat.
“Saya sampaikan kepada seluruh pegawai PDAM, karena kita “sahabat” bagi pelanggan maka kita siap bertanggungjawab, 1 rupiah yang dibayarkan oleh pelanggan itu kita akan pertanggungjawabkan, dan kita transparansikan kegunaannya seperti apa,” kata Ady, Rabu (21/1/2026).
Ia mengatakan apa yang telah diberikan oleh para pelanggan, maka PDAM wajib memberikan layanan tanpa ada pengurangan.
“Ini bentuk take dan give yang dilakukan PDAM karena keuntungan PDAM itu tidak dikantongi direksi atau pegawai tapi akan disetorkan sebagai PAD untuk pembangunan semarang,” ujarnya.
Ady membeberkan Unit Reaksi Cepat ini nantinya akan mengupayakan untuk bergerak lebih cepat ketika ada keluhan atau pengaduan dari pelanggan.
Selain itu, ia mengatakan program yang telah dilaksanakan direksi sebelumnya akan dilanjutkan, seperti program yang bekerjasama dengan lembaga internasional.
“Saya mengapresiasi direksi sejak Perumda berdiri hingga saat ini. Direksi sekarang melanjutkan perjuangan direksi yang sebelumnya, termasuk program yang bekerjasama dengan Lembaga internasional,” ujarnya.
Sesuai arahan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, untuk membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Timur, ia mengacu pada tahun ini akan mulai melakukan persiapan dan sosialisasi.
“SPAM Semarang timur dari bendung jragung yang sudah difasilitasi oleh pemerintah pusat nanti alam kita akses. Ada beberapa langkah, kita bisa menggunakan pemerintah pusat, bisa juga melakukan B to B, bisa melakukan joint venture dengan beberapa pemodal,” ujarnya.
Diakuinya, pihaknya akan tetap melakukan kajian terlebih dahulu, langkah mana yang memungkinkan digunakan agar tidak memberatkan pelanggan dan memiliki nilai ekonomis tinggi.
“Akan kita kaji mana yang lebih visibel, mana yang tidak memberatkan pelanggan dan mana umur ekonomisnya lebih banyak,” ujarnya.