x

Pastikan Keselamatan, Uji Petik Kelaiklautan Kapal Digelar di Banyuwangi

waktu baca 2 menit
Kamis, 12 Feb 2026 16:30 19 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Upaya memastikan keselamatan pelayaran pada masa Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 terus diperkuat melalui uji petik kelaiklautan kapal. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menggelar rangkaian pemeriksaan kapal penumpang di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur, pada 10–12 Februari 2026.

Kegiatan uji petik kelaiklautan kapal ini dipimpin Kepala Subdirektorat Rancang Bangun, Stabilitas dan Garis Muat Kapal Ditkapel, Amir Makbul, didampingi Tim Kantor KSOP Kelas III Tanjung Wangi serta Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). Kolaborasi ini dilakukan guna memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai standar keselamatan pelayaran nasional.

Sebanyak tiga kapal penumpang yang melayani lintasan penghubung Pulau Jawa dan Pulau Bali menjadi objek pemeriksaan, yakni KMP Portlink VII, KMP Mutiara Sentosa III, dan KMP Perkasa Prima 5. Ketiga kapal tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran.

Sebelumnya, Kantor KSOP Kelas III Tanjung Wangi melalui Marine Inspector telah melaksanakan uji petik terhadap 47 dari total 55 kapal yang beroperasi pada lintas penyeberangan Ketapang–Gilimanuk. Sementara itu, delapan kapal lainnya menjalani uji petik oleh UPP Kelas II Gilimanuk. Langkah ini menunjukkan pengawasan dilakukan secara menyeluruh di seluruh armada yang beroperasi.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin, menegaskan bahwa uji petik kelaiklautan kapal merupakan langkah preventif sebelum memasuki periode angkutan Lebaran yang diprediksi mengalami lonjakan signifikan jumlah penumpang.

“Uji petik ini kami lakukan untuk memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi, mulai dari kelengkapan dokumen kapal dan awak kapal, alat keselamatan dan pemadam kebakaran, sistem manajemen kapal, alat navigasi, permesinan hingga aspek stabilitas kapal. Keselamatan penumpang adalah prioritas utama kami,” ujar Samsuddin.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, secara umum kondisi kapal penumpang di Pelabuhan Ketapang dan Tanjung Wangi dinyatakan dalam keadaan baik dan laik laut. Meski demikian, tim masih menemukan beberapa kekurangan minor yang harus segera dilengkapi serta diperbaiki dalam batas waktu yang telah ditentukan.

Ditjen Hubla pun menegaskan komitmennya untuk terus memantau dan mengevaluasi aktivitas transportasi laut selama periode Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026, terutama di pelabuhan yang diproyeksikan mengalami lonjakan penumpang, termasuk pelabuhan penyeberangan strategis.

Dengan pengawasan intensif serta sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan, Ditjen Hubla optimistis penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 2026 dapat berlangsung selamat, aman, dan terkendali.

“Kami berkomitmen untuk menciptakan transportasi laut yang tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa setiap perjalanan laut selama masa mudik maupun libur Lebaran dapat berlangsung lancar tanpa kendala,” pungkas Samsuddin.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

6 hours ago
1 day ago
1 day ago
2 days ago

LAINNYA
x
x