x

Mentan Minta Penyelundup Bawang Bombai Ilegal Ditindak Tegas

waktu baca 2 menit
Minggu, 11 Jan 2026 23:00 0 Yunita

TODAYNEWS.ID – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengecek ribuan karung bawang bombai ilegal yang digagalkan petugas gabungan Polrestabes Semarang dan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) di Pelabuhan Tanjung EmS Semarang, Jumat (2/1/2026) lalu.

Mentan menegaskan akan menindaktegas penyelundupan barang ilegal di Indonesia.

“Ini harus ditindak tegas, dibongkar sampai akar-akarnya. Siapa pun tidak boleh lolos,” kata Amran di lokasi, Sabtu (10/1/2026).

Amran mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan di situs Lapor Pak Amran.

Ia kemudian langsung menghubungi Polisi Militer (PM), Dandim, Kapolrestabes Semarang, hingga jajaran karantina agar pengiriman ilegal tersebut dicegah sebelum lolos ke pasar.

“Total 6.172 karung, 123 ton. Tapi (yang penting) bukan tonnya kalau pertanian, 1 ton dengan 1.000 ton sama saja kalau bawa penyakit,” kata dia.

“Kelihatannya cuma 6 truk. Tapi kalau dia bawa penyakit, kerugiannya jauh lebih besar daripada nilai materinya,” lanjutnya.

Menurutnya, bawang bombai itu mengandung bakteri penyebar penyakit sehingga bawang bombai itu akan dimusnahkan. Seluruh bawang tersebut juga tidak dilengkapi dokumen resmi dan diduga diselundupkan.

“Kami minta dibongkar sampai akar-akarnya. Ini harus dikasih efek jera. Berarti kan sekongkol semua, mobilnya sudah siap semua, tidak ada surat-surat. Harus dibongkar, nggak boleh ada ampun,” jelasnya.

Ia juga menyoroti dampak psikologis bagi petani jika ada praktik impor ilegal. Menurutnya, isu masuknya komoditas impor bisa membuat petani demotivasi dan berhenti menanam.

“Ini akan dimusnahkan, nggak ada distribusi, nggak ada lelang-lelang. Iya ini berhasil dihalau sebelum menyebar ke masyarakat. Nggak boleh,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jateng, Kombes Djoko Julianto, mengatakan, penyidikan kasus tersebut masih terus berjalan. Polisi telah mengamankan enam orang sopir ekspedisi sebagai saksi.

“Sementara kita masih mengamankan dari ekspedisi saja. Driver-driver saja dan nanti dari pemeriksaan mereka berkaitan dengan asal surat dokumen, termasuk dokumen kendaraan, barang, kita akan terus melakukan pemeriksaan,” tutur dia.

Ia mengatakan, truk itu berhasil diberhentikan di Pelabuhan Tanjung Emas pada 2 Desember lalu sskitar pukul 12.00 WIB. Nantinya bawang bombay itu akan segera dimusnahkan.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

9 hours ago
9 hours ago
2 days ago
2 days ago

LAINNYA
x
x