Wali Kota Bandung minta warga tetap Tenang dan Jaga Kesehatan terkait maraknya isi superflu. (Todaynews.id) TODAYNEWS.ID – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi isu Superflu yang belakangan ramai diperbincangkan. Hingga saat ini, belum ada kasus Superflu yang terkonfirmasi di Kota Bandung.
Menurutnya, informasi yang beredar perlu disikapi secara rasional dan berbasis data medis. Ia menyebut, hingga kini baru terdapat satu pasien yang diduga terinfeksi Superflu dan tengah menjalani perawatan di RS Hasan Sadikin (RSHS). Namun, pasien tersebut memiliki komorbid berat atau penyakit bawaan berisiko tinggi.
“Pasien yang diduga itu memiliki penyakit penyerta serius seperti gangguan jantung, diabetes melitus, dan penyakit degeneratif lainnya. Jadi, ini perlu dipahami secara utuh agar tidak menimbulkan kepanikan,” kata Farhan.
Farhan menegaskan, bagi masyarakat yang tidak memiliki penyakit penyerta, langkah paling penting saat ini adalah menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh, bukan justru terfokus pada ketakutan berlebihan.
“Selama kita sehat dan tidak memiliki penyakit degeneratif, tidak perlu panik. Jaga pola hidup sehat, makan bergizi, istirahat cukup dan olahraga,” jelasnya.
Meski demikian, Farhan menyampaikan bagi masyarakat yang memiliki kemampuan finansial dan ingin melakukan langkah pencegahan tambahan, vaksinasi flu dapat menjadi pilihan.
Ia menyebut, Bio Farma menyediakan beberapa jenis vaksin flu yang dapat diakses secara mandiri.
“Di Bio Farma tersedia vaksin flu dan vaksin dengue. Ini bukan program pemerintah, jadi memang berbayar. Tapi bagi yang ingin, silakan langsung datang ke klinik Bio Farma,” ujarnya.
Farhan juga memastikan, Pemerintah Kota Bandung terus berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan dan pemerintah pusat untuk memantau perkembangan isu kesehatan secara cermat.
“Kami akan menyampaikan informasi resmi dan akurat. Masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan tapi tetap waspada dan disiplin menjaga kesehatan,” pungkasnya. ***