x

Kopdes Merah Putih Diprediksi Jadi Ancaman Serius Bagi Alfamart dan Indomaret, Tapi Potensi Gagal Seperti Ok Oce

waktu baca 2 menit
Rabu, 1 Apr 2026 23:00 14 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih disebut-sebut akan menjadi ancaman baru dalam persaingan bisnis ritel modern, terutama bagi Alfamart dan Indomaret di desa-desa.

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahardiansyah, mengatakan bahwa bukan tidak mungkin keberadaan Kopdes Merah Putih bakal menjadi ancaman serius bagi minimarket, jika mampu menghadirkan harga-harga yang lebih murah.

“Kalau nanti Koperasi Merah Putih mampu ya mendatangkan langsung dari pabriknya, kemudian harganya lebih murah maka otomatis akan menggeser minimarket,” kata Trubus saat dihubungi TODAYNEWS, Rabu (1/4/2026).

Bahkan kata Trubus, ritel modern seperti Alfamart atau Indomaret maupun minimarket lokal harus manata ulang agar tetap mampu bertahan dalam sektor tersebut. “Dan disitulah minimarket juga harus menata diri, membuat efisien juga,” ucap Trubus.

Meski begitu, Trubus mengingatkan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap puluhan ribu Kopdes untuk menjaga harga-harga kebutuhan yang dijual tetap stabil.

Trubus mencontohkan, jangan sampai Kopdes Merah Putih yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto justru berakhir kegagalan seperti program “Ok Oce Mart” yang pernah digagas oleh mantan wakil gubernur Jakarta Sandiaga Uno.

“Ini kembali ke pengawasan juga, kalau pengawasan engga ketat nanti kong kalikong ya ujung-ujungnya koperasi harganya mahal ya, kita malah ngalami itu,” ucapnya.

“Sandiaga UNO waktu jadi wakil gubernur di DKI Jakarta itu memberikan namanya Ok Oce minimarket tokonya, tapi itu semua gagal akhirnya tutup semua karena enggak bisa menjaga harga,” tambah Trubus.

Meski begitu, Trubus mengakui bahwa program Kopdes Merah Putih merupakan program yang sangat baik apabila dikelola secara transparan dan diawasi secara ketat oleh semua pihak.

“Saya orang kebijakan publik melihat Kooperasi Merah Putih ini sebenarnya bagus kalau memang tata kelolanya transparant, terbuka kemudian disitu masyarakat juga ikut memantau, partisipasi publiknya tinggi ikut mengawasi,” imbuhnya.

“Karena kooperasi ini anggarannya anggaran APBN, dana publik jadi kewajiban kita semua ikut mengawasi,” pungkasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

7 hours ago
12 hours ago
15 hours ago
19 hours ago
1 day ago
1 day ago

LAINNYA
x
x