x

Komisi VII Desak Kemenpar Reformasi Keselamatan dan Keamanan Pariwisata Nasional

waktu baca 2 menit
Jumat, 9 Jan 2026 16:30 5 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty, mendorong dilakukannya reformasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan dan keamanan sektor pariwisata Nasional Tahun 2026.

Langkah ini dinilai mendesak menyusul maraknya kecelakaan wisata yang terjadi sepanjang tahun 2025 di berbagai destinasi di Indonesia yang dinilai belum menjadi prioritas kebijakan secara konsisten.

Ia menegaskan, bahwa aspek keselamatan dan keamanan wisatawan harus menjadi fondasi utama dalam pembangunan sektor pariwisata Nasional.

“Faktor keselamatan dan keamanan harus menjadi fondasi utama dalam pengembangan destinasi wisata Indonesia,” kata Evita dalam keterangannya, mengutip Jumat (9/1/2026).

Evita mendorong Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk mengambil inisiatif melakukan reformasi keselamatan pariwisata secara menyeluruh.

Reformasi tersebut diharapkan melibatkan lintas kementerian, lembaga, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

“Konsep safety and security tourism harus menjadi pilar utama pariwisata nasional, dengan menempatkan aksesibilitas, amenitas, dan atraksi sebagai 3A yang dilengkapi dengan aspek keselamatan,” tambah Legislator Fraksi PDI Perjuangan itu.

Evita mencatat, bahwa sepanjang 2025 terjadi sejumlah tragedi wisata yang menimbulkan korban jiwa di berbagai lokasi, mulai dari kawasan laut dan pantai, destinasi pegunungan, hingga transportasi penyeberangan.

Menurutnya, rentetan insiden kecelakaan tersebut harus menjadi alarm keras bagi tata kelola pariwisata di Indonesia.

“Berulangnya kecelakaan di destinasi wisata menunjukkan bahwa keselamatan dan keamanan belum menjadi prioritas utama kebijakan pariwisata. Satu nyawa yang hilang adalah kegagalan sistem dan tidak boleh dianggap sebagai hal yang biasa,” tegasnya.

Untuk itu, Evita menekankan bahwa jaminan keselamatan wisatawan harus ditempatkan sejajar dengan target peningkatan kunjungan dan belanja wisata.

“Dengan karakter geografis Indonesia yang rawan bencana dan memiliki banyak destinasi alam ekstrem, aspek keselamatan harus mendapat perhatian ekstra,” pungkasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

12 hours ago
18 hours ago
1 day ago
1 day ago

LAINNYA
x
x