Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Safei. Foto: Gesuri TODAYNEWS.ID – Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Safei, mengatakan bahwa pihaknya sudah memberikan saran kepada pemerintah agar kebijakan kenaikan harga tiket pesawat tidak terlalu besar, sehingga tidak membebankan masyarakat.
“Kita berupaya untuk semaksimal mungkin kita upayakan jangan sampai ke harga tertinggi, itu yang diusulkan,” kata Safei saat ditemui wartawan TODAYNEWS di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Sebagai informasi pemerintah memutuskan agar maskapai penerbangan menaikkan harga tiket pesawat maksimal 13 persen di tengah melonjaknya harga avtur yang mencapai lebih dari 70 persen.
Lebih lanjut, Safei mengatakan bahwa Komisi V DPR sampai kini masih melakukan kajian mendalam agar kebijakan kenaikan tiket pesawat tersebut tidak merugikan maskapai penerbangan, namun juga tidak memberatkan masyarakat.
“Kita berupaya akan berdiskusi mencari solusi yang terbaik agar tidak merugikan pihak perusahaan penerbangan, tetapi kemudian tidak memberatkan masyarakat pengguna jasa penerbangan itu sendiri,” ujarnya.
“Di pihak perusahaan juga selalu berupaya, tapi kemudian kondisi memang harga BBM yang naik sewa pesawat yang begitu besar, juga belum lagi biaya approval dan lain sebagainya di bandara juga menjadi bahan pertimbangan,” tambahnya.
Bahkan legislator asal Sulawesi Tenggara itu juga mengatakan bahwa kebijakan kenaikan pesawat tersebut juga dirasa sangat memberatkan bagi anggota DPR yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) di luar pulau Jawa.
“Kita selalu mendorong itu, karena kami ini juga rasakan, saya kira teman-teman anggota DPR yang paling banyak yang jalan ini dari Dapil sehingga kita yang paling merasakan, tetapi itulah kondisinya sekarang seperti begitu,” pungkasnya.