x

Kerja Gotong Royong Jajaran Pemkot Semarang Berhasil Bersihkan Sampah di TPS Muktiharjo Kidul

waktu baca 3 menit
Sabtu, 17 Jan 2026 19:00 20 Yunita

TODAYNEWS.ID – Pemerintah Kota Semarang terus melakukan penanganan intensif terhadap penumpukan sampah di TPS Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan.

Tercatat, hingga Jumat (16/1/2026) sore, sebanyak 145 ritasi sampah telah berhasil dipindahkan dari lokasi tersebut menuju TPA Jatibarang. Pengangkutan ini melibatkan sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Semarang sehingga volume sampah berangsur berkurang signifikan.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyampaikan bahwa pengerahan personel dan armada ini dilakukan guna memastikan lingkungan bersih dan kenyamanan warga kembali pulih secepat mungkin.

“Total sudah ada sekitar 145 ritasi yang kita angkut dari TPS Muktiharjo Kidul saja. Ini adalah hasil kerja keroyokan OPD seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) untuk armada angkutnya sementara pengamanan di lapangan dikawal Satpol PP bersama tim dari Kecamatan dan kelurahan setempat,” kata Agustina.

Selain pengangkutan, untuk menjamin lahan tersebut tidak mengalami penumpukan sampah lagi, Wali Kota telah menyiapkan skema sterilisasi lahan melalui pemagaran dan penghijauan kembali. Area tersebut akan diproteksi agar tidak dimanfaatkan sebagai titik pembuangan liar.

“Untuk pengamanan, kami akan memasang pagar. Tidak hanya itu, DLH dan Disperkim nantinya akan menanam tanaman keras di lokasi tersebut. Kalau sudah dipagari dan ditanami, otomatis tidak boleh ada lagi penumpukan sampah di titik itu. Pak Camat juga akan memasang CCTV untuk memantau aktivitas di sana secara real-time,” tuturnya.

Sebagai solusi, Agustina telah menyiapkan skema ritasi yang lebih disiplin dengan dukungan infrastruktur yang lebih kuat. Kapasitas kontainer di lokasi akan ditambah untuk memastikan semua sampah terakomodasi tanpa harus meluber ke tanah.

“Pemkot Semarang akan menyiapkan empat kontainer dan empat armada Armroll yang masing-masing melayani tiga ritasi per hari. Jadi total akan ada 12 ritasi harian. Saya juga minta setiap hari setidaknya ada satu unit Dump Truck yang bertugas ‘membilas’ sisa-sisa sampah yang tercecer agar kondisi lahan tetap bersih, rata, dan rapi,” imbuhnya.

Mengenai ketertiban, pihaknya memberikan imbauan keras kepada pengguna kendaraan roda empat atau pick-up yang sering menyalahgunakan fungsi TPS. Menurutnya, kapasitas kontainer yang sangat terbatas hanya diperuntukkan bagi volume sampah rumah tangga yang diangkut oleh petugas resmi lingkungan.

“TPS itu Tempat Pembuangan Sementara yang diperuntukkan bagi petugas gerobak, becak sampah, atau motor roda tiga. Untuk mobil pick-up atau kendaraan roda empat lainnya, wajib langsung buang ke TPA Jatibarang, jangan di TPS, sebab seberapa banyak pun kontainer yang kami siapkan akan cepat penuh,” tegas Agustina.

Selain itu, dirinya juga mengajak seluruh warga Kota Semarang untuk kembali menumbuhkan kedisiplinan kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dia menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah membutuhkan dukungan aktif dari masyarakat.

“Mari kita jaga bersama kebersihan lingkungan demi kesehatan dan kenyamanan kita semua. Kalau ini berjalan seiring, saya yakin Kota Semarang akan lebih bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

7 hours ago
10 hours ago
10 hours ago
23 hours ago

LAINNYA
x
x