x

Kemnaker Hapus Batasan Tahun Kelulusan Untuk Program Pelatihan Vokasi 2026

waktu baca 2 menit
Minggu, 22 Mar 2026 12:01 19 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperluas akses program pelatihan vokasi 2026 Batch 1 dengan menghapus batasan tahun kelulusan.

“Penghapusan batasan tahun kelulusan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk membuka akses pelatihan seluas-luasnya bagi masyarakat,” kata Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker Darmawansyah, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Darmawansyah menjelaskan bahwa kebijakan ini membuka peluang lebih luas bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat, termasuk lulusan lama, untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperbesar peluang kerja, dengan target mencapai 20 ribu peserta.

Selain itu, ia menilai kebijakan ini diambil agar akses pelatihan tidak hanya terbatas bagi lulusan baru, melainkan juga memberikan kesempatan bagi lulusan lama yang membutuhkan peningkatan kompetensi.

Sebelumnya, program ini hanya diperuntukkan bagi lulusan 2023-2025. Namun kini, ketentuan tersebut dihapus guna memperluas akses pelatihan secara lebih merata. Menurutnya, langkah ini penting karena masih banyak lulusan SMA/SMK/MA sederajat yang belum sempat mengikuti pelatihan untuk memperkuat bekal kerja dengan keterampilan yang relevan agar lebih siap bersaing.

“Ini menjadi peluang bagi lulusan lama untuk kembali meningkatkan kompetensinya, sehingga dapat lebih siap memasuki maupun bersaing di dunia kerja,” katanya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pelatihan vokasi yang diselenggarakan Kemnaker dirancang berbasis kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (link and match), sehingga peserta mendapatkan keterampilan yang relevan dan aplikatif.

Kesempatan mengikuti pelatihan kini juga semakin terbuka luas. Pendaftaran tidak hanya tersedia di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kemnaker atau yang dikenal sebagai balai latihan kerja (BLK), tetapi juga melalui BLK milik pemerintah daerah.

Dengan melibatkan lebih banyak lembaga pelatihan, diharapkan jangkauan layanan semakin luas dan masyarakat dapat lebih mudah mengakses pelatihan di berbagai daerah.

Program pelatihan vokasi 2026 terbuka bagi warga negara Indonesia berusia minimal 17 tahun serta lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat.

Peserta pelatihan akan mendapatkan berbagai fasilitas, seperti pelatihan dan makan siang gratis, bantuan uang transportasi, perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) melalui BPJS Ketenagakerjaan, sertifikat pelatihan dari BPVP, hingga sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Selain itu, fasilitas asrama juga tersedia sesuai kriteria dan ketersediaan.

Kemnaker pun mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan segera mendaftar melalui platform Skillhub Kemnaker di laman skillhub.kemnaker.go.id sebelum batas akhir pendaftaran pada 24 Maret 2026.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
3 days ago
3 days ago
3 days ago
5 days ago
5 days ago

LAINNYA
x
x