TODAYNEWS.ID – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut secara resmi membuka pendaftaran program tiket kapal laut gratis Angkutan Laut Lebaran 2026 mulai 6 Maret 2026.
Sebanyak 69.232 tiket gratis disiapkan bagi masyarakat yang ingin mudik melalui jalur laut. Tiket tersebut tersebar di 97 ruas trayek yang melayani berbagai wilayah kepulauan Indonesia, mulai dari Aceh, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku hingga Papua.
“Program tiket gratis ini adalah bentuk nyata kehadiran negara bagi masyarakat yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga. Kami ingin memastikan tidak ada warga yang terhambat pulang kampung karena kendala biaya transportasi laut,” ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud.
Lima Operator Pelayaran Siap Melayani
Program ini melibatkan lima operator pelayaran nasional yang akan melayani berbagai rute mudik Lebaran 2026. Setiap operator memiliki jalur pelayaran dan mekanisme pendaftaran tersendiri.
Adapun operator yang terlibat dalam program tiket kapal laut gratis ini yakni:
- PT Belibis Papua Mandiri: 22 ruas
- PT Pelayaran Dharma Indah: 54 ruas
- PT Pelayaran Sakti Inti Makmur: 18 ruas
- PT Dharma Lautan Utama: 2 ruas
- PT Jembatan Nusantara: 1 ruas
Untuk mengetahui detail rute tujuan serta mekanisme pendaftaran, masyarakat dapat menghubungi masing-masing operator atau melihat informasi melalui akun Instagram @djplkemenhub151.
Pendaftaran program ini dibuka mulai 6 Maret 2026 hingga kuota habis atau sampai tanggal keberangkatan yang ditetapkan oleh masing-masing operator pelayaran.
“Saya mengimbau masyarakat untuk segera mendaftar begitu jalur pendaftaran dibuka. Proses pendaftaran mudah, cukup siapkan identitas diri dan ikuti petunjuk di masing-masing operator,” tambahnya.
Rute Strategis Tersedia di Berbagai Wilayah
Program tiket kapal laut gratis Lebaran 2026 mencakup berbagai rute strategis yang menjadi tujuan utama perjalanan masyarakat di wilayah kepulauan.
Di wilayah Papua dan Papua Barat tersedia rute Sorong–Waisai dengan kapasitas 1.600 penumpang serta rute Jayapura–Biak yang mampu menampung hingga 700 penumpang.
Sementara di kawasan Maluku, program ini melayani rute dari dan menuju Ambon ke sejumlah pulau seperti Namlea, Ambalau, Leksula, Bula, Geser dan Gorom. Selain itu terdapat pula rute Kendari–Raha serta Kendari–Bau-bau di Sulawesi Tenggara.
Untuk wilayah barat dan tengah Indonesia, tersedia rute Banda Aceh–Sabang dengan kapasitas 1.250 penumpang, Gresik–Bawean sebanyak 1.900 penumpang, Kalianget–Kangean dengan kapasitas 2.000 penumpang, serta Jangkar–Raas yang mampu mengangkut hingga 2.250 penumpang. Selain itu tersedia pula rute Lembar–Surabaya dan Balikpapan–Pare-pare.
“Kami memilih rute-rute yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, khususnya di daerah kepulauan yang akses transportasinya terbatas,” jelas Muhammad Masyhud.
Syarat dan Ketentuan Pendaftaran
Agar program berjalan tertib dan tepat sasaran, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon penumpang.
- Menyiapkan KTP, SIM, atau Kartu Keluarga sebagai identitas diri (asli dan fotokopi).
- Identitas penumpang saat keberangkatan harus sesuai dengan data yang digunakan saat mendaftar.
- Satu orang maksimal dapat mendaftarkan empat calon penumpang dalam satu Kartu Keluarga.
- Penumpang dilarang membawa benda berbahaya maupun minuman keras di atas kapal.
- Tiket gratis tidak boleh diperjualbelikan atau dipindahtangankan kepada pihak lain.
Mudik Aman dan Nyaman Jadi Prioritas
Selain menyediakan tiket gratis, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut juga memastikan aspek keselamatan pelayaran menjadi prioritas utama selama periode Angkutan Laut Lebaran 2026.
Seluruh kapal yang terlibat dalam program ini telah menjalani pemeriksaan kelaikan oleh otoritas pelabuhan setempat guna menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang selama perjalanan mudik.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat mengakses akun Instagram resmi Ditjen Perhubungan Laut @djplkemenhub151 atau menghubungi operator pelayaran yang melayani rute tujuan.