x

Kedubes: Lebih dari 1.300 Anak-anak Iran Jadi Korban Keganasan Serangan AS-Israel

waktu baca 2 menit
Selasa, 10 Mar 2026 09:00 16 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Islam Iran untuk Indonesia melaporkan terkait perkembangan terbaru serangan brutal Amerika Serikat (AS) dan rezim Zionis Israel terhadap negaranya sejak 28 Februari hingga hari ini.

Dalam pernyataan persnya, pada Senin (9/3/2026), Kedubes Iran mengungkapkan sejak agresi dilancarkan oleh musuh, jumlah korban tewas akibat serangan AS-Israel telah merenggut 1300 nyawa anak-anak.

“Sejak dimulainya serangan brutal Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel pada pagi hari Sabtu, 28 Februari 2026 yang bertepatan dengan 10 Ramadan 1447 Hijriah terhadap Republik Islam Iran hingga saat ini, lebih dari 1.300 anak-anak,” ungkap Kedubes Iran dalam siaran persnya.

Selain itu, ribuan warga berserta infrastruktur sipil juga turut menjadi sasaran serangan militer AS-Isarel.

“Dan warga sipil tak berdosa telah menjadi syahid, dan 9.669 target sipil telah dihancurkan, termasuk 7.943 unit rumah tinggal.”

Tak hanya itu, ribuan tempat-tempat perdagangan hingga pusat layanan kesehatan serta sekolah-sekolah serta infrastruktur energi Iran juga turut menjadi target kebiadaban militer Zionis dan AS.

“1.617 pusat perdagangan dan layanan, 32 pusat medis dan farmasi, 65 sekolah dan fasilitas pendidikan, 13 bangunan Perhimpunan Bulan Sabit Merah, serta sejumlah infrastruktur penyediaan energi,” beber Kedubes Iran.

Kedubes Iran menyebut bahwa para pelaku kejahatan Amerika dan Zionis tidak puas hanya dengan membunuh ribuan rakyat Iran yang tidak bersalah dan sedang berpuasa, tetapi mereka juga melakukan serangan terhadap kapal perang Iran “Dena” pada jarak lebih dari 2.000 mil laut dari pantai Iran, yang mengakibatkan syahidnya 104 putra bangsa lainnya.

“Kapal perang yang tidak bersenjata ini melakukan perjalanan ke India atas undangan resmi Angkatan Laut India untuk mengikuti sebuah program pelatihan. Namun tanpa peringatan apa pun, kapal tersebut menjadi sasaran serangan di perairan internasional, yang merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional,” sambung Kedubes Iran.

Oleh karena itu, tindakan Amerika dan rezim Zionis menurut Kedubes Iran, bukan hanya merupakan sebuah kejahatan yang mengerikan, “tetapi juga memperluas lingkup perang melampaui wilayah pesisir Iran serta mengancam keamanan pelayaran internasional,” pungkasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

33 minutes ago
14 hours ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x