Suasana di stasiun Semarang Tawang. Foto: DAOP 4 Semarang/todaynews.id TODAYNEWS.ID – Pada hari terakhir masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Minggu, 4 Januari 2026, KAI Daop 4 Semarang mencatat sebanyak 14.542 penumpang berangkat menggunakan kereta api dari stasiun di wilayah Semarang, yakni Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Semarang Poncol, dan Stasiun Alastua. Data diambil per Minggu (4/1/2026).
Dari total volume tersebut, keberangkatan penumpang didominasi dari Stasiun Semarang Tawang sebanyak 8.704 penumpang dan Semarang Poncol sebanyak 5.694 penumpang. Sedangkan Stasiun Alastua mencatat keberangkatan 144 penumpang.
Untuk volume kedatangan di wilayah Semarang juga cukup tinggi yaitu sebanyak 15.614 penumpang.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa tingginya volume keberangkatan dan kedatangan penumpang pada hari terakhir masa libur Nataru menunjukkan pergerakan masyarakat yang masih aktif, khususnya di wilayah Semarang.
“Pada hari terakhir masa libur Natal dan Tahun Baru, mobilitas penumpang di wilayah Semarang masih terpantau cukup tinggi. Kondisi ini mencerminkan bahwa Semarang tidak hanya menjadi daerah asal arus balik, tetapi juga tetap menjadi tujuan kedatangan masyarakat hingga akhir masa libur,” kata Lukman.
Luqman menambahkan bahwa KAI Daop 4 berkomitmen memberikan pelayanan terbaik hingga hari terakhir masa Angkutan Nataru 2025/2026, agar seluruh pelanggan dapat melakukan perjalanan arus balik dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.
Ia mengatakan bahwa secara total di seluruh Daop 4 Semarang selama 18 hari masa Nataru 2025/2026 tercatat volume penumpang kereta api sebanyak 980.994 penumpang yang terdiri dari jumlah keberangkatan sebanyak 491.900 penumpang dan kedatangan sebanyak 489.094 penumpang.
Adapun volume keberangkatan dan kedatangan penumpang di 7 Stasiun KAI Daop 4 Semarang tertinggi volumenya selama 18 hari masa Nataru 2025/2026 adalah sebagai berikut:
KAI Daop 4 Semarang mengimbau para pelanggan untuk tetap waspada pada hari terakhir masa libur ini dengan menjaga barang bawaan masing-masing dengan baik, mencermati setiap pengumuman yang disampaikan di stasiun, serta saling menjaga kenyamanan dan keamanan antar sesama pengguna jasa kereta api.
Pelanggan juga diharapkan mematuhi seluruh aturan keselamatan selama berada di stasiun maupun saat melakukan perjalanan dengan kereta api.