x

JK Pertanyakan Keefektifan Kebijakan WFH, Hemat Energi atau Bikin Negara Rugi?

waktu baca 2 menit
Senin, 6 Apr 2026 15:17 18 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, mempertanyakan efektivitas penerapan kebijakan work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan guna melakukan pengehematan energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM).

Menurutnya dengan penerapan WFH atau bekerja dari rumah pada hari Jumat hanya akan membuat seseorang merasa bosan karena harus tinggal di dalam rumah selama tiga hari.

“Anda tinggal di rumah tiga hari. Kalau Anda tinggal di rumah tiga hari kan bosan juga, mau keluar lagi kan?” kata JK sapaannya, mengutip Senin (6/4/2026).

Sehingga secara otomatis kata JK, akan membuat orang-orang memilih untuk keluar rumah dengan menggunakan kendaraan untuk bapergian.

“Kalau keluar ya pasti pakai mobil atau motor, maka sama saja sebenarnya (tidak berhemat menggunakan BBM),” tambah JK.

JK menilai, penerapan kebijakan WFH seharusnya diiringi dengan pembatasan subsidi BBM, mengingat harga minyak dunia yang terus melonjak imbas perang yang masih berlangsung di Timur Tengah.

Terlebih kata JK, jika subsidi BBM tidak dikurangi maka hal itu hanya akan menambah jumlah utang negara.

“Di samping itu subsidi akan meningkat terus. Nah, kalau meningkat terus maka utang naik terus,” ucapnya.

Untuk itu, JK memandang kenaikan utang yang diakibatkan dari tidak adanya pembatasan subsidi BBM justru lebih berbahaya bagi masyarakat Indonesia.

“JK berpandangan, kenaikan utang justru lebih berbahaya dalam jangka panjang. Pada akhirnya, seluruh masyarakat Indonesia akan merasakan dampaknya,” pungkasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 hour ago
5 hours ago
6 hours ago
7 hours ago
2 days ago
2 days ago

LAINNYA
x
x