x

Jepang Hadapi Krisis Energi, Perusahaan Minta Izin Kapal Asing Angkut Minyak

waktu baca 2 menit
Selasa, 17 Mar 2026 23:59 17 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Perusahaan penyulingan minyak di Jepang mulai mengambil langkah antisipatif di tengah memanasnya situasi di Iran. Dalam kondisi ini, mereka meminta pemerintah agar mengizinkan kapal tanker berbendera asing turut membantu distribusi cadangan minyak Jepang dari stok nasional.

Permintaan tersebut muncul karena adanya kekhawatiran bahwa kapasitas kapal berbendera Jepang tidak mencukupi untuk mengangkut volume minyak yang akan dilepas. Bahkan, pelepasan ini disebut-sebut berpotensi menjadi yang terbesar sepanjang sejarah.

Selama ini, distribusi minyak domestik di Jepang memang dibatasi hanya untuk kapal berbendera Jepang. Namun demikian, terdapat celah kebijakan yang memungkinkan pemerintah memberikan izin khusus kepada kapal asing dalam situasi tertentu.

“Kami perlu terlebih dahulu memastikan apakah kapal berbendera Jepang mampu menangani situasi ini, tetapi kami juga mempertimbangkan kemungkinan memberikan izin kepada kapal berbendera asing,” kata seorang pejabat kementerian.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan Jepang yang mulai melepas cadangan minyak Jepang sejak Senin (16/3). Tujuan utamanya adalah meredam kekhawatiran terhadap pasokan energi di tengah konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Pada tahap awal, cadangan yang dilepas berasal dari sektor swasta dengan jumlah setara 15 hari konsumsi. Setelah itu, pemerintah juga akan menggelontorkan cadangan miliknya sendiri setara 30 hari konsumsi pada akhir bulan ini.

Secara keseluruhan, Jepang berencana melepas sekitar 80 juta barel minyak ke pasar, atau setara dengan 45 hari kebutuhan domestik.

Sementara itu, cadangan milik pemerintah masih tergolong besar, yakni setara 146 hari konsumsi nasional. Cadangan minyak Jepang tersebut tersimpan di 10 lokasi berbeda di seluruh negeri, termasuk di wilayah Hokkaido, Akita, Fukui, dan Kagoshima.

Saat ini, pemerintah tengah menyiapkan skema penjualan cadangan tersebut kepada perusahaan penyulingan. Meski begitu, terdapat tantangan teknis yang cukup kompleks karena cadangan disimpan dalam bentuk minyak mentah, sehingga harus diangkut menggunakan kapal tanker besar menuju kilang untuk diolah.

“Kapal konvensional tidak mampu menangani volume sebesar ini, sehingga pengamanan kapal tanker besar menjadi sangat penting. Prioritas utama kami adalah memastikan jaminan pasokan yang stabil,” kata seorang eksekutif di salah satu perusahaan penyulingan minyak besar.

Dengan kondisi global yang masih penuh ketidakpastian, langkah Jepang ini menjadi sinyal kuat bahwa negara tersebut serius menjaga stabilitas energi. Bahkan, mereka siap membuka opsi penggunaan kapal asing demi memastikan distribusi cadangan minyak Jepang berjalan lancar.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

4 hours ago
9 hours ago
9 hours ago
1 day ago
2 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x