x

Jelang Lebaran, Jalur Mudik Non Tol di Jabar Diperkirakan Bakal Dipadati Kendaraan

waktu baca 3 menit
Selasa, 10 Mar 2026 20:32 18 Asep Awaludin

TODAYNEWS.ID – Beberapa jalur mudik non tol di Jawa Barat diperkirakan bakal dipenuhi kendaraan jelang lebaran 2026.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama kepolisian menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan yang diprediksi terjadi di sejumlah titik.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar mengatakan beberapa ruas jalan diperkirakan menjadi titik kemacetan selama periode mudik dan arus balik.

Salah satu yang mendapat perhatian adalah jalur Simpang Jomin–Simpang Mutiara hingga Cikopo.

Pada ruas tersebut, Dinas Perhubungan Jawa Barat bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional berencana menutup 47 putaran balik (u-turn). Dan hanya membuka delapan titik untuk memperlancar arus kendaraan.

Kemacetan juga diperkirakan terjadi di jalur Ciawi–Cibadak–Sukabumi. Pada ruas ini, kepolisian akan menindak kendaraan angkutan barang bersumbu tiga ke atas yang melintas saat puncak arus mudik dan balik.

Pemerintah daerah juga akan menertibkan parkir liar serta pedagang kaki lima yang kerap memanfaatkan badan jalan.

Titik rawan lainnya berada di jalur Ciawi–Simpang Gadog–Puncak, Kabupaten Bogor.

Untuk mengendalikan kepadatan kendaraan, kepolisian akan menerapkan sistem ganjil genap serta rekayasa satu arah.

Sementara itu, Satuan Polisi Pamong Praja akan menertibkan aktivitas masyarakat yang berpotensi menghambat arus lalu lintas.

Wilayah Timur Bandung

Di wilayah timur Bandung, kemacetan diperkirakan terjadi di Simpang Susun Cileunyi dan kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung.

Dinas Perhubungan Jawa Barat menyiapkan alat pembaca kartu tol elektronik atau mobile reader guna mempercepat transaksi kendaraan yang menuju jalan tol.

“Selain itu, kami juga menyiapkan papan informasi tambahan jika dilakukan pengalihan arus menuju Tol Cisumdawu,” kata Dhani, Senin, 9 Maret 2026.

Sedangkan kawasan selatan Jawa Barat juga diperkirakan mengalami kepadatan. Terutama di jalur Limbangan–Malangbong hingga tanjakan Gentong.

Penertiban aktivitas masyarakat di sepanjang ruas jalan tersebut akan dilakukan untuk mencegah antrean kendaraan semakin panjang.

Sementara itu, jalur Pelumbon–Kadawung–Cirebon di wilayah utara juga masuk dalam daftar titik rawan kemacetan.

Pemerintah daerah berencana menertibkan parkir kendaraan di pinggir jalan serta aktivitas pedagang kaki lima yang menggunakan batdan jalan.

Jalur alternatif

Untuk menghindari kepadatan di jalur utama, pemudik juga dapat memanfaatkan sejumlah jalur alternatif yang telah disiapkan pemerintah daerah.

Di wilayah utara Jawa Barat, terdapat delapan jalur alternatif yang dapat digunakan.

Jalur tersebut antara lain Sukamandi–Kalijati sepanjang 22 kilometer, Pamanukan–Subang 31 kilometer.

Kemudian, Kadipaten–Jatitujuh–Jatibarang sepanjang 40,7 kilometer, serta Haurgeulis–Patrol sepanjang 19 kilometer.

Selain itu tersedia pula jalur Cikamurang–Jangga sepanjang 35 kilometer, Budur–Tegalgubug–Jagapura–Mundu sepanjang 32 kilometer.

Lalu, Losari–Ciledug–Cidahu–Kuningan sepanjang 95 kilometer, serta jalur Cirebon–Sumber–Rajagaluh–Majalengka sepanjang 32 kilometer.

Di jalur tengah Jawa Barat, terdapat empat jalur alternatif yang dapat dilalui pemudik. Rute tersebut yakni Subang–Lembang–Bandung sepanjang 41 kilometer.

Selanjutnya, Sumedang–Jalan Cagak–Wanayasa–Purwakarta sepanjang 85 kilometer, Talaga–Bantarujeg–Wado–Sumedang sepanjang 79 kilometer. Serta Kuningan–Cikijing–Majalengka–Kadipaten sepanjang 45 kilometer.

Adapun di wilayah selatan Jawa Barat tersedia lima jalur alternatif.

Jalur tersebut meliputi Garut–Banyuresmi–Leuwigoong–Kadungora–Cijapati–Majalaya–Bandung sepanjang 78 kilometer.

Bisa juga melalui, Sasak Beusi–Cibatu–Leles sepanjang 19 kilometer, Banjar–Manonjaya–Tasikmalaya sepanjang 44 kilometer, Malangbong–Wado sepanjang 15 kilometer. Serta Parakan Muncang–Warung Simpang sepanjang 9 kilometer.

Pemerintah daerah mengimbau pemudik untuk memanfaatkan jalur alternatif tersebut apabila terjadi kepadatan di jalur utama.

Sekaligus mematuhi rekayasa lalu lintas yang diberlakukan petugas selama masa mudik dan arus balik Idulfitri. ***

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

3 hours ago
12 hours ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x